Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polda DIY Resmikan SPPG Sentolo II Berbasis Aplikasi LILO

Yogyakarta– Polda DIY secara resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Sentolo II Divpropam Polri yang berlokasi di Salamrejo, Sentolo, Kulon Progo, (Jumat, 13 Februari 2026).

Peluncuran SPPG ini diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui virtual secara serentak se-Indonesia.

Fasilitas ini menjadi SPPG Polri terbesar di wilayah D.I. Yogyakarta yang dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa SPPG ini telah mengadopsi teknologi modern untuk memastikan akuntabilitas distribusi pangan.

“SPPG Sentolo II ini telah dilengkapi dengan aplikasi LILO (Literasi Logistik) berbasis code. Teknologi ini memungkinkan pengawasan distribusi secara real-time, sehingga kami dapat menjamin keamanan serta kualitas makanan sejak dari dapur SPPG hingga diterima langsung oleh penerima manfaat,” ujar Kombes Pol Ihsan.

Dalam acara peresmian tersebut, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., secara simbolis melepas pendistribusian kloter pertama program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengibarkan bendera pemberangkatan.

Meskipun SPPG ini memiliki kapasitas distribusi total hingga 1.400 penerima manfaat, pada tahap awal launching ini, sebanyak 755 paket makanan disalurkan ke lima sekolah di wilayah sekitar, yaitu SDN Ngubeng, SDN Salamrejo, SDN Kalisana, SDN Kali Kutuk, dan SDN Asem Cilik.

Dalam sambutannya, Kapolda DIY menjelaskan bahwa SPPG ini bukan sekadar dapur umum, melainkan bagian dari transformasi ekosistem pemenuhan gizi terintegrasi Polda DIY yang menghubungkan sektor hulu hingga hilir.

Berawal dari Sektor Hulu di Wilayah Gunungkidul dengan memanfaatkan jagung petani lokal untuk pabrik pakan ternak ayam petelur serta pengembangan green house sayuran.

“Kemudian di Sektor Tengah berada di Gudang Sentral Wilayah Sleman dilakukan kurasi, standarisasi mutu, dan manajemen stok bahan pangan dari sektor hulu,” tambahnya.

Selanjutnya di Sektor Hilir tepatnya SPPG yang mengolahkan bahan pangan tersebut menjadi makanan bergizi siap saji (MBG).

Mengakhiri rangkaian acara, Kapolda DIY mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat sinergi demi keberlanjutan ekosistem ini.

“Kita berharap model SPPG berbasis Lumbung Mataraman ini dapat menjadi role model ketahanan pangan di tingkat daerah. Ini adalah wujud nyata kontribusi DIY dalam mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera,” tutup Irjen Anggoro.

Sementara itu, Kepala Regional Badan Gizi Nasional Provinsi DIY Gagat Widyatmoko memberikan pujian tinggi atas inisiatif dan standar kualitas yang diterapkan oleh jajaran Polda DIY.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda DIY. Kami melihat dan menegaskan bahwa ini adalah SPPG terbaik di wilayah DIY. Oleh karenanya, setiap kali Polri meresmikan fasilitas seperti ini, kami yakin akan selalu ada SPPG yang berkualitas bagus untuk masyarakat di wilayah DIY,” pungkasnya. ** ( Suarspb ,)

Yogyakarta, 13 Februari 2026
BIDHUMAS POLDA DIY

Desa Binangun Laksanakan Pelantikan DAN Pengambilan Sumpah Jabatan Perangkat desa

CILACAP – Pada Jumat (13/02/2026), Desa Binangun menggelar acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi perangkat desa yang baru dilantik. Acara yang diadakan di lingkungan Desa Binangun dihadiri oleh berbagai tamu undangan penting, antara lain Forkopincam Kecamatan Bantarsari, perangkat desa se-Kecamatan Bantarsari, tokoh masyarakat dan tokoh agama, Bidan Desa, Tim Penggerak Pemberdayaan Keluarga (TP-PKK), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, seluruh Ketua RW/RW dan Ketua RT/RT, Satuan Linmas Desa Binangun, serta panitia penyelenggara acara. Juga hadir Camat Bantarsari dan Kepala Dispermades Kabupaten Cilacap sebagai narasumber utama.

 

Berdasarkan Keputusan Kepala Desa Binangun Nomor 400.10.2/19 s.d 22/Tahun 2026 yang ditetapkan pada tanggal yang sama, empat perangkat desa diangkat dengan jabatan sebagai berikut:

 

– Rohmat Hidayat: Kepala Urusan Umum dan Perencanaan

– Indah Fidianti, S.M.: Kepala Urusan Keuangan

– Resti Oktafiani, S.T.: Kepala Seksi Pelayanan

– Nur Aini Prasetyo, S.Pd.: Kepala Seksi Kesejahteraan

 

Proses pengambilan sumpah janji dilakukan dengan dihadiri dua saksi, yaitu Sdr. Toto Arifin sebagai Saksi I dan Sdr. Sumedi sebagai Saksi II. Setelah itu, dilakukan penandatanganan berita acara yang kemudian ditandatangani oleh ketiga saksi sekaligus Kepala Desa Binangun sebelum hadirin diperkenankan duduk kembali.

 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Binangun Mardiyono menyampaikan harapan agar perangkat desa yang baru dilantik dapat bekerja dengan profesional, bertanggung jawab, dan fokus pada peningkatan pelayanan bagi masyarakat Desa Binangun. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama yang solid antarperangkat, serta kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat yang hadir untuk mewujudkan visi dan misi desa dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Setelah itu, dilakukan penyerahan salinan keputusan dan sambutan dari Camat Bantarsari serta Kepala Dispermades Kabupaten Cilacap yang masing-masing memberikan arahan dan dukungan untuk pembangunan Desa Binangun. Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal pelantikan.(Mugi ir)

Polsek Distrik Sidareja, Polresta Cilacap Gelar Korve

Dalam rangka menindaklanjuti dan mendukung arahan presiden Republik Indonesia, Prabowo Subiyanto dengan tema gerakan Indonesia asri, untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat Jajaran Polsek Distrik Sidareja, Polresta Cilacap, meliputi Polsek Gandrungmangu, Sidareja, Cipari, Kedungreja dn Patimuan bersama Forkopincam gelar Korve, pada Jum’at 13 Febuari 2026.

Sasaran yang menjadi lokasi kegiatan Korve antara lain Jl.Gatot Subroto, Alun alun serta Terminal Bus Sidareja, tujuan dari kegiatan Korve ini salah satu bentuk kepedulian Pemerintah baik Pusat maupun tingkat desa, seperti yang dilaksanakan Jajaran Polsek Distrik Sidareja bersama Forkopincam untuk menjadi lingkungan yng bersih serta sehat.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto

Kapolsek Sidareja Akp Amin Antalsa Subiki mengungkapkan, Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, Polri ingin hadir sebagai pelopor dan teladan bagi masyarakat dalam membangun budaya hidup bersih

Disampaikan bahwa sesuai arahan Presiden, seluruh instansi baik TNI, Polri dan pemerintah daerah harus menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga dilakukan kegiatan bersih-bersih tempat umum seperti pada hari ini.

Dengan kegiatan ini diharapkan kebersihan di sektor umum seperti terminal, pasar dan lain sebagainya di wilayah Kec Sidareja akan tetap terjaga kebersihanya.

Desa Cisuru Lepas Mardiyono Setelah 19 Tahun Mengabdi, Suasana Haru Penuhi Acara Purna Tugas

Desa Cisuru Lepas Mardiyono Setelah 19 Tahun Mengabdi, Suasana Haru Penuhi Acara Purna Tugas

CIPARI, Kabupaten Cilacap – 12 Februari 2026 – Pemerintah Desa Cisuru, Kecamatan Cipari, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Kiman Kusdiyanto, menggelar acara purna tugas yang penuh makna bagi Mardiyono pada hari Kamis (12/2). Bertempat di aula balai desa, acara ini menjadi bentuk apresiasi tinggi atas dedikasi beliau yang telah melayani masyarakat selama hampir dua dekade sebagai perangkat desa.

Mardiyono dikenal luas sebagai sosok yang loyal dan gigih dalam menjalankan tugasnya. Selama 19 tahun mengabdi, beliau turut berkontribusi pada berbagai perkembangan Desa Cisuru yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kiman Kusdiyanto menyampaikan bahwa pengabdian selama 19 tahun bukan waktu yang singkat, dan banyak kemajuan desa yang tidak terlepas dari peran aktif Mardiyono. “Kami sangat menghargai segala kerja keras dan dedikasi Mardiyono selama ini. Kontribusinya telah membawa perubahan positif bagi Desa Cisuru, dan semangatnya akan tetap menjadi inspirasi bagi kami semua,” ujarnya.

Momen perpisahan ini semakin istimewa dengan kehadiran para purna tugas perangkat desa periode sebelumnya, antara lain Supardi Edi Santoso, Poniman Sohidin, Mochamad Rifai, Supirno Santoso, dan Hendro Suyanto. Penghormatan juga diberikan kepada almarhum Suwito Subiwiyanto, yang diwakili oleh istri beliau, sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasanya semasa hidup.

Acara dihadiri oleh berbagai elemen penting desa, termasuk anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta seluruh Ketua RT dan RW se-Desa Cisuru. Selain untuk memberikan penghormatan terakhir secara kedinasan, acara ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antar-generasi perangkat desa.

Meskipun tugas administratifnya telah berakhir, kontribusi pemikiran dan semangat kerja Mardiyono diharapkan tetap menjadi panduan bagi perangkat desa yang masih menjabat.

Acara ditutup dengan pemberian cinderamata langsung dari Kepala Desa Kiman Kusdiyanto dan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan atas panjangnya sejarah pengabdian Bapak Mardiyono untuk Desa Cisuru.(Mugi ir)

Tegakkan Disiplin Bagi Personel, Pomal Lanal Yogyakarta Gelar Gaktib

Yogyakarta, 12 Februari 2026, Polisi Militer Pangkalan TNI AL (Pomal Lanal Yogayakrta) menggelar Operasi Gaktib (Penegakan ketertiban) dalam rangka HUT Polisi Militer Angkatan Laut ke-80 Tahun 2026. mengusung tema “Dengan Jiwa Pengabdian dan Semangat Penegak Hukum Yang Humanis, Polisi Militer Angkatan Laut Siap Mendukung TNi Angkatan Laut Yang Adaptif, Profesional, dan Berdaya Saing Global “,bertempat di Jl. Melati Wetan No.62, Baciro, Yogyakarta. Rabu, (12/2/2026).

Operasi Gaktib yang digelar sejak pukul 06.00 WIB sampai dengan selesai tersebut bertujuan untuk menegakkan kedisiplinan prajurit dalam berkendara, dengan memeriksa kelengkapan dokumen pribadi seperti Helm, SIM dan KTA serta kelengkapan dokumen kendaraan lainnya seperti STNK.

Di tempat berbeda, Komandan Lanal Yogyakarta Kolonel Marinir Hafied Indarwan,S.E., menyampaikan “Operasi Gaktib tersebut digelar sebagai upaya melihat lebih dekat tentang disiplin prajurit khususnya dalam berlalu lintas. Disiplin merupakan salah kunci bagi Personel, termasuk dalam upaya membentengi diri dari pengaruh negatif globalisasi.”

“Jala Wira Braja”. “” ( Suarspb ).

Polsek Sidareja Amankan Sejumlah Gadis Usia Belasan Tahun Di Kamar Hotel

Cilacap,Kabarekspres.co.id || Anggota Polsek Sidareja,Polresta Cilacap amankan sejumlah gadis berusia belasan tahun yang diduga sedang berpesta minuman keras di salah satu kamar hotel yang ada di Sidareja.

Informasi yang dihimpun oleh wartawan,berawal dari informasi yang disampaikan oleh masyarakat,adanya dugaan pesta miras di salah satu kamar hotel yang ada di Sidareja,Kabupaten Cilacap. Kemudian anggota Polsek Sidareja menuju lokasi.

Saat sampai dilokasi hotel pada rabu pagi 11 Februari 2026 pukul 06:30 WIB, anggota Polsek Sidareja menemukan 8 remaja laki-laki dan perempuan di dalam satu kamar hotel.

Saat dilakukan penindakan,dari mulutnya masih tercium bau minuman beralkohol tetapi tidak ditemukan botol bekas minuman keras.

Kemudian para remaja tersebut diamankan ke kantor Polsek Sidareja guna pendataan lebih lanjut dan pembinaan dengan mengundang orang tua masing-masing agar tidak mengulangi lagi meminum minuman keras dan disertai surat pernyataan.

Adapun identitas dari sejumlah remaja yang diamankan adalah :

1. BSB, 17 th Perempuan,Gandrungmangu

2. HIR, 17 th, Perempuan,Gandrungmangu

3. RNA, 17 th, Perempuan,Gandrungmangu

4. AHA, 17 th, Perempuan,Gandrungmangu

5. NAI, 17 th, Perempuan,Bantarsari

6. MKM, 19 th laki-laki Gandrungmangu

7. SE, 20 th laki-laki Gandrungmangu

8. ANP, 23 th laki-laki Gandrungmangu

 

Red

Pastikan BLT Dana Desa 2026 Tepat Sasaran, Kades Rawaapu Gelar Musdesus

PATIMUAN, CILACAP – Pemerintah Desa Rawaapu menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dalam rangka penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Balai Desa Rawaapu ini menjadi bukti komitmen transparansi tata kelola anggaran desa.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Rawaapu, Bapak Bambang Wiantoro.

Dalam pembukaannya, beliau memberikan sambutan hangat sekaligus arahan strategis mengenai pentingnya akurasi data kemiskinan di tingkat akar rumput.

Sinergi Hingga Tingkat RT dan RW

Musdesus kali ini terasa istimewa dengan kehadiran seluruh jajaran perangkat desa, termasuk Ketua RT dan Ketua RW se-Desa Rawaapu.

Kehadiran para pengurus kewilayahan ini bertujuan untuk melakukan validasi faktual, mengingat merekalah yang bersentuhan langsung dengan kondisi ekonomi warga sehari-hari.

Dalam sambutannya, Bapak Bambang Wiantoro menegaskan bahwa penetapan KPM tidak boleh dilakukan secara subjektif.

“Musyawarah hari ini adalah momentum kita untuk menyatukan pandangan. Saya meminta seluruh Ketua RT dan RW untuk jujur dan teliti dalam melihat kondisi warga.

Kita ingin bantuan dari Pemerintah melalui Dana Desa 2026 ini benar-benar jatuh ke tangan yang berhak, sehingga mampu meringankan beban ekonomi warga kita yang paling membutuhkan,” ujar Bambang.

Transparansi dan Validasi Data

Selama jalannya rapat, dilakukan verifikasi ulang terhadap daftar usulan nama KPM.

Proses ini melibatkan diskusi dua arah antara Pemerintah Desa dan para Ketua RT/RW untuk memastikan tidak ada data ganda atau bantuan yang tidak tepat sasaran.

Beberapa poin utama yang disepakati dalam Musdesus ini meliputi:

Verifikasi Faktual: Penyesuaian data berdasarkan kriteria terbaru dari kementerian terkait.

Prioritas KPM: Fokus pada warga dengan kategori kemiskinan ekstrem, lansia tunggal, serta keluarga dengan penyakit kronis.

Kesepakatan Bersama: Penandatanganan berita acara sebagai dasar hukum penyaluran bantuan di tahun 2026.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara Musdesus oleh Kepala Desa, perwakilan BPD, dan perwakilan tokoh masyarakat.

Dengan selesainya kegiatan ini, Pemerintah Desa Rawaapu berharap penyaluran BLT DD tahun 2026 dapat berjalan lancar, kondusif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Reses Anggota DPRD Propinsi Jateng, Partai Demokrat Terus membangun untuk Rakyat

BANYUMAS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) I Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Demokrat, Dr. Agus Wijayanto S.H., M.Kn., menggelar kegiatan reses di Gedung N.U Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas pada Selasa (10/02/2026).

Acara yang diikuti oleh kaum muslimat, muslimin warga NU, serta tokoh masyarakat Desa Jingkang ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan daerah. Acara dibuka dengan penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama yang mengedepankan pentingnya persatuan bangsa.

Dalam sambutannya, Dr. Agus Wijayanto,SH mengucapkan apresiasi atas kehadiran para peserta dan menjelaskan bahwa sebagai anggota Komisi A yang menangani bidang yang dekat dengan masyarakat, ia berkomitmen untuk menjadi jembatan antara warga dan pemerintah.

Sebanyak sekitar 99 undangan menghadiri acara dengan antusias untuk menyampaikan aspirasi langsung. Selain harapan terkait pembangunan jalan dan fasilitas umum, banyak warga juga mengajukan masukan mengenai kebutuhan di bidang kesejahteraan sosial dan pembangunan fisik, yang mereka tekankan sebagai prioritas utama selain pemenuhan kebutuhan dasar.

Merespons aspirasi tersebut, Dr. Agus Wijayanto,SH memberikan komitmen untuk mendorong Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam memenuhi kebutuhan warga. Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Banyumas telah melakukan upaya konkrit untuk memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat, termasuk peningkatan sarana prasarana dan akses pelayanan ke daerah terpencil.

“Pemerintah Provinsi maupun Daerah selalu menyelenggarakan pelayanan perlindungan dan pemenuhan hak warga berdasarkan penilaian kebutuhan, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran tanpa tumpang tindih atau kelalaian,” tambahnya.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama antara peserta dengan Dr. Agus Wijayanto,SH(Mugi ir)

Fenomena Psikologis: Mengapa Sebagian Pria Terobsesi dengan Istri Orang?

JAKARTA –kabarekpres.co.id/ Belakangan ini, jagat media sosial sering diramaikan dengan kisah keretakan rumah tangga yang dipicu oleh kehadiran pihak ketiga. Menariknya, tidak sedikit kasus menunjukkan pria lajang maupun beristri justru merasa lebih terpikat pada wanita yang sudah memiliki pasangan sah.

 

Secara logika, hubungan ini berisiko tinggi dan penuh hambatan, namun mengapa pesonanya justru sulit ditampik oleh sebagian pria?

1. Efek

“Pre-Selection” (Tervalidasi oleh Pria Lain)

Psikologi evolusioner mengenal istilah mate choice copying. Seorang istri dianggap sebagai sosok yang sudah “teruji” kualitasnya dalam mengurus rumah tangga, emosi, dan komitmen. Keberadaan suami di sisinya menjadi bukti nyata bahwa wanita tersebut layak dicintai dan mampu membangun hubungan jangka panjang.

 

Hal ini membuat pria lain merasa tidak perlu lagi meragukan kualitas sang wanita.

2. Tantangan dan Adrenalin

Bagi sebagian pria dengan ego tinggi, menaklukkan hati seseorang yang “sulit didapat” memberikan sensasi kemenangan yang luar biasa. Status “istri orang” menciptakan pembavas (barrier) yang justru memicu hormon dopamin dan adrenalin. Hubungan terlarang ini menawarkan sensasi thrill yang tidak ditemukan dalam hubungan biasa yang datar.

3. Citra Wanita yang Lebih Matang

Istri orang sering kali dipandang memiliki aura kemandirian, ketenangan, dan keibuan yang tidak dimiliki oleh wanita lajang. Pria sering kali mencari kenyamanan emosional, dan mereka merasa wanita yang sudah menikah lebih berpengalaman dalam menghadapi konflik serta lebih memahami cara melayani ego seorang pria.

4. Minimnya Tuntutan Jangka Panjang

Dalam beberapa kasus, pria mendekati istri orang karena mereka takut akan komitmen. Mereka tahu bahwa hubungan tersebut memiliki batas yang jelas karena sang wanita sudah berkeluarga.

Hal ini memungkinkan mereka menikmati keintiman tanpa harus memikirkan tanggung jawab pernikahan yang berat di masa depan.

 

Catatan Pakar Psikologi:

“Ketertarikan ini sering kali bukan didasari oleh cinta sejati, melainkan proyeksi fantasi. Pria hanya melihat sisi terbaik dari istri orang lain tanpa harus menghadapi realitas konflik domestik sehari-hari yang dihadapi suaminya.”

Dampak dan Risiko Nyata

Meski terlihat penuh tantangan, hubungan ini menyimpan bom waktu yang siap meledak.

 

Secara sosial, pelaku sering mendapatkan stigma negatif yang sulit dihapus. Secara hukum, di Indonesia, perselingkuhan dengan pasangan sah orang lain dapat dijerat dengan pasal perzinaan (Pasal 284 KUHP) dengan ancaman pidana penjara.

Kesimpulannya, kekaguman pada istri orang lain sering kali merupakan bentuk pelarian dari rasa bosan atau rendahnya harga diri yang mencari validasi melalui cara yang salah. Menghargai batasan suci pernikahan tetap menjadi fondasi utama dalam etika bermasyarakat.penulis:(ibin)

Rehabilitasi Kantor Desa, Pemdes Jingkang Gelar Do’a Bersama

BANYUMAS, 10 Februari 2026 – Pemerintah Desa (Pemdes) Jingkang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas menggelar acara tasyakuran sekaligus do’a bersama untuk merayakan selesainya proses rehabilitasi kantor desa. Kegiatan yang digelar di Pendopo Kantor Desa Jingkang dipandu oleh pembawa acara Dwi Tristiani, dengan menghadirkan sekitar 60 undangan termasuk perwakilan RT/RW, tokoh masyarakat, dan anggota TP-PKK.

Acara dimulai dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nurudin, sebagai bentuk ucapan syukur atas kelancaran pekerjaan rehabilitasi yang telah selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Dewan Propinsi dari Fraksi PDIP Juli Krisdianto menyampaikan aspirasi terkait pembangunan desa. Kepala Desa Jingkang Edi Riyanto juga memberikan sambutan dalam rangka peresmian kantor desa yang telah direhabilitasi. Selain itu, Juli Krisdianto menginformasikan tentang pengangkatan ketua Karang Taruna baru yang akan dilantik pada tanggal 16 Februari 2026 mendatang.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada Juli Krisdianto, diikuti dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Ketua Karang Taruna Desa Jingkang Junianto beserta anggotanya juga turut menghadiri sesi ramah tamah yang menjadi bagian dari acara tersebut.

Mugi.r