Berbagi Setiap Hari Jumat: Kapolsek KSKP Polresta Cilacap Sisihkan Gaji untuk Pekerja Pelabuhan

Cilacap – kabarekspres.co.id//Di tengah kesibukan menjaga keamanan kawasan pelabuhan, Kapolsek KSKP (Kepolisan Sektor Kawasan Pelabuhan) Polresta Cilacap, AKP Amin Antalsa, menunjukkan teladan mulia yang patut diapresiasi. Setiap hari Jumat, secara rutin menyisihkan gajinya untuk memberi makanan kepada para pekerja di Pelabuhan Cilacap.

Kegiatan yang sederhana namun penuh makna ini adalah bentuk kepeduliannya kepada masyarakat kecil, terutama para buruh harian dan pekerja pelabuhan.

Menurut AKP Amin Antalsa, program ini lahir dari keinginannya untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus meringankan beban mereka.

“Saya hanya ingin berbagi dan menunjukkan bahwa Kepolisian sebagai sahabat masyarakat. Semoga sedikit yang saya berikan ini dapat menjadi berkah,” ujarnya.

Setiap Jumat pagi, secara rutin beliau bersama beberapa anggota KSKP membagikan nasi bungkus kepada para pekerja pelabuhan, momen ini juga dimanfaatkan untuk berinteraksi langsung dengan para pekerja, mendengar cerita mereka, dan memahami kebutuhan atau permasalahan yang dihadapi.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat Cilacap. Banyak pihak yang melihatnya sebagai contoh nyata bagaimana seorang pemimpin tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga memiliki hati yang tulus untuk melayani dan berbagi.

 

Imam jateng

Pekerja di Kutasari Tersengat Listrik Saat Pasang Baja Ringan

Polres Purbalingga -kabarekspres.co.id | Seorang pekerja bangunan mengalami insiden tersengat listrik saat memasang usuk baja ringan di Desa Karangklesem, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Kamis (23/1/2025) pagi. Pekerja tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Kutasari Iptu Heru Riyanto mengatakan pekerja bangunan tersengat listrik bernama Sarwin (50) warga Desa Karanggambas RT 3 RW 3, Kecamatan Padamara, Kabupaten PurbaIingga.

“Korban tersengat listrik saat sedang bekerja di rumah milik warga di Desa Karangklesem, Kecamatan Kutasari, Kabupaten PurbaIingga,” jelas Kapolsek.

Disampaikan bahwa sebelum peristiwa terjadi, korban sedang bekerja memasang usuk baja ringan pada bagian atap rumah. Namun saat itu, baja ringan yang akan dipasang menyentuh kabel listrik di atasnya.

“Korban yang tersengat listrik kemudian jatuh terpental dari ketinggian sekitar tiga meter. Korban yang jatuh di tumpukan pasir kemudian ditolong pemilik rumah dan dibawa ke rumah sakit,” jelas Kapolsek.

Hasil pemeriksaan dokter di Rumah Sakit Siaga Medika Purbalingga, korban mengalami luka bakar pada bagian punggung dan sejumlah bagian tangan sebelah kanan. Luka tersebut akibat sengatan listrik.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat dan pekerja bangunan agar berhati-hati saat melakukan pekerjaan di atap rumah. Karena banyak kabel listrik, dibutuhkan kewaspadaan dan kehati-hatian agar tidak tersengat listrik.

 

Imam p

Musrenbang RKPD 2026 Tingkat Kecamatan Gandrungmangu DPR Gerindra Soroti BAPPEDA

Gandrungmangu, 23 Januari 2025 – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Cilacap tahun 2026 digelar di Kecamatan Gandrungmangu pada Kamis (23/01). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat demi pembangunan yang lebih terarah.

Suheri, Anggota DPRD Cilacap dari Fraksi Gerindra, dalam agenda tersebut menyoroti beberapa isu penting terkait pelayanan dasar di tingkat masyarakat. Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan RT, RW, dan anggota Linmas (Perlindungan Masyarakat) yang menurutnya masih minim perhatian. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kebutuhan seragam bagi anggota Linmas, yang dianggap vital sebagai simbol pengabdian dan identitas.

Suheri mengingatkan Bappeda Kabupaten Cilacap agar lebih memperhatikan kelompok ini, mengingat peran mereka sebagai ujung tombak pelayanan dasar di wilayah.

Selain itu, Suheri juga menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi jalan kabupaten di beberapa desa di Kecamatan Gandrungmangu yang dinilai masih kurang mendapat perhatian dari dinas terkait. Ia berharap perawatan jalan kabupaten dilakukan secara berkala demi menunjang mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Musrenbang RKPD ini diharapkan menjadi langkah awal untuk merealisasikan pembangunan yang lebih merata di Kabupaten Cilacap, dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

 

Edi.S

PETI Masih Merajalela, Kapolres dan Forkopimda Didesak Lakukan Razia ke Wilayah Pantai Barat

Panyabungan,Aktivitas illegal PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) ternyata kian hari kian marak di Kabupaten Madina. Usaha Kapolres Madina menertibkan PETI di wilayah Kota Nopan sepertinya tidak berdampak positif di wilayah hukum Polres Madina. Kapolres Madina dan unsur Forkopimda di minta untuk segera membentuk Tim Khusus atau Satgas Anti tambang ilegal dan melakukan tindakan tegas terhadap  mafia tambang illegal yang  telah melakukan perbuatan melanggar hukum, merusak ekosistem dan lingkungan.

“Kami mendesak Kapolres beserta Forkopimda membentuk Tim Khusus dan melakukan razia besar-besaran untuk memberangus habis aktivitas PETI ini di Madina dengan menangkap para toke/pemodal untuk dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPD KNPI Madina Khairil Amri Nasution kepada media seusai menerima laporan tim investigasi terkait masih maraknya aktivitas PETI di wilayah Batang Natal.

“Kita menagih janji Kapolres Madina saat menerima aksi demo kita, minggu kemaren, yang menyatakan tak akan ada aktivitas PETI di Madina bahkan Kapolres secara sesumbar menyatakan siap “potong kuping” bila masih ada aktivitas PETI. Kita menuntut langkah kongkrit terhadap aktivitas PETI masih marak di wilayah Mandailing Natal, khususnya di Wilayah Batang Natal dan Hutabargot.

Disebutkan, ketidak tegasan terhadap penindakan hukum telah memperkuat asumsi publik bahwa pemangku kebijakan Madina tidak memiliki langkah kongkrit dihadapan para mafia tambang. Pihaknya juga meminta jangan melakukan “tebang pilih” dan diskriminasi hukum  dalam  penertiban PETI.

Khairil Amri yang saat itu didampingi para Ketua Ormawa/OKP yakni  Ketua Sapma PP Sarkawi, Ketua PC PMII Abdul Rahman, Ketua HMI Cab Madina Sanjaya, Ketua DPC GMNI Rajab Husein, Ketua PC SEMMI  Adek Sahputra, Ketua DPP IMMAN Adi Lubis, Ketua GEJAM Awaluddin Lubis, Ketua GMPSU Pajarurrahman Nasution menandaskan, berdasarkan laporan tim investigasi di lapangan masih menemukan adanya aktifitas PETI menggunakan excavator di wilayah Batang Natal khususnya di Desa Ampung Siala, Desa Lubuk Samboa dan lain-lain

Ditambahkan, masyarakat Lubuk Samboa Kec Batang Natal sudah sangat resah dengan aktivitas PETI. Pasalnya, lebih 3 bulan ini ada dua alat eksavator yang secara bebas dan merajalela  beroperasi di desa tersebut mengeruk bantaran DAS (Daerah Aliran Sungai). Laporan masyarakat kepada kita, aktivitas PETI di desa tersebut selain telah merusak alam, memporak porandakan lahan pertanian mereka, juga berpotensi mengundang bencana alam berbentuk longsor parah (abrasi) dan mengancam jembatan penghubung antar desa, karna excavator tersebut beroperasi di hilir dan hulu jembatan

Mereka juga mengungkapkan, aktivitas PETI tersebut diduga kuat “diback up’ oleh aparat berinisial S.

“Kita juga minta pemerintah daerah, Forkopimda untuk sama-sama bersinergi menutup PETI dan aktifitas gelundung yang secara terang-terangan beroperasi di pemukiman warga. Dan mencari solusi bagaimana persoalan PETI di Madina tidak berdampak buruk bagi masyarakat di kemudian hari. tegas mereka.

Disebutkan juga,  pada aksi bersama FPMB di Mapolres sebelumnya, mereka telah menyodorkan daftar nama yang diduga kuat sebagai bos tambang illegal di wilayah Kotanopan seperti Pawang, Ginda, Akbar, Irhan, Harahap, Bram dkk. Untuk nama mafia tambang illegal di wilayah Batang Natal diduga bernama Nasir, Bol, Safril, Provost India dkk. Begitu juga untuk wilayah hutabargot.

Diakhir statement mereka juga berencana dalam waktu dekat akan menentukan langkah pelaporan dan aksi secara berjenjang baik ia ke Mapoldasu dan Pemprov Sumut jika dalam waktu dekat tidak ada respon dari Kapolres Madina dan pemerintah daerah.

(Magrifatulloh).

Aksi Tanggap Bencana Sat Brimob Polda Jateng, Evakuasi Korban Longsor Hingga Dirikan Dapur

Polda Jateng – kabarekspres.co.id| Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan menjadi wilayah yang terdampak bencana alam cukup berat akibat cuaca ekstrem yang melanda Jawa Tengah belakangan ini. Sebagai respons tanggap darurat, Satuan Brimob Polda Jateng dikerahkan untuk membantu evakuasi korban, membuka akses jalan, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dengan mendirikan dapur lapangan.

Di Kabupaten Pekalongan, sebanyak 200 personil Brimob dari Pekalongan dan Kota Semarang dikerahkan ke wilayah tersebut untuk melakukan proses evakuasi dan pencarian korban tewas. Dipimpin oleh Kompol Agung Hery Nugroho, tim gabungan bersama TNI, BPBD, dan relawan berhasil mengevakuasi 20 korban tewas akibat tertimbun tanah longsor di 13 titik lokasi longsor. Selain itu, tim juga terus berupaya membuka jalur yang sempat terputus dengan bantuan alat berat untuk mempermudah akses ke lokasi dan distribusi bantuan.

Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol Noor Hudaya menyebut, kehadiran Brimob di lokasi bencana tersebut adalah wujud komitmen Brimob Polda Jateng dalam mengabdi setulus hati guna membantu masyarakat.

” Kami akan terus berupaya membuka akses dan mengevakuasi korban hingga situasi benar-benar kondusif,” ujar Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol Noor Hudaya dalam keterangannya di lokasi pada Rabu, (22/1) siang.

Di Kabupaten Demak, Sat Brimob Polda Jateng turut menghadirkan Tim Dapur Lapangan yang bersiaga di Balai Desa Kebonagung. Tim ini terdiri dari 15 personil yang dipimpin oleh Aiptu Budi Santoso, SH. Dengan fasilitas Kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap), tim tersebut dibantu warga sekitar mampu menyiapkan hingga 2.000 porsi makanan siap santap setiap harinya.

” Makanan tersebut kami distribusikan langsung kepada warga yang terdampak, khususnya mereka yang belum bisa memasak karena dapur, kompor dan bahan makanan mereka basah karena terendam air,” ujar Aiptu Budi.

Menanggapi berbagai upaya tanggap bencana yang dilakukan oleh Satbrimob Polda Jateng tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyebut bahwa hal ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri untuk melayani masyarakat, khususnya di saat-saat darurat seperti bencana alam.

” Kami berharap masyarakat dapat bersabar dan saling membantu dalam situasi ini. Semua elemen, baik Polri, TNI, pemerintah daerah, maupun masyarakat, harus bersinergi untuk memulihkan kondisi secepat mungkin,” ujar Kombes Pol Artanto.

Dengan dedikasi Satbrimob Polda Jateng dan kolaborasi yang baik bersama tim gabungan, diharapkan proses penanganan bencana di wilayah Jawa Tengah ini dapat berjalan lebih efektif dan mempercepat proses pemulihan. Kabid Humas juga mengimbau masyarakat di sekitar lokasi bencana untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas demi keselamatan bersama.

“Kami harap warga tetap berhati-hati, terus patuhi arahan petugas di lapangan. Hal ini karena cuaca buruk yang masih terus terjadi dan berpotensi memicu timbulnya longsor susulan,” tutupnya.

(Imam jateng)

Permudah Akses Warga, Kepala Dusun Gandrungmanis Bakti Sosial Pembuatan Jalan Baru

Gandrungmanis, 19 Januari 2025 – Dalam rangka meningkatkan aksesibilitas dan mempererat hubungan antarwarga, Kepala Dusun Gandrungmanis Tengah, Ahmad Musonif Asyafi, bersama warga mengadakan bakti sosial untuk pembuatan jalan baru yang menghubungkan RT 03, RT 04, dan RT 05 di RW 04. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan.

Kepala Dusun Gandrungmanis tengah Ahmad Musonif Asyafi menjelaskan bahwa pembuatan jalan baru ini merupakan inisiatifnya untuk menciptakan kemudahan akses bagi warga di lingkungan tersebut. “Jalan ini kami buat agar mempermudah mobilitas warga serta meningkatkan konektivitas antar-RT di wilayah Gandrungmanis Tengah. Kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat kekompakan warga melalui kerja bakti,” ujarnya.

Jalan baru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat, baik dalam hal transportasi, ekonomi, maupun sosial. Warga setempat menyambut baik inisiatif ini dan ikut berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan.

Salah satu warga, Bapak Masruri, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh Kepala Dusun. “Dengan adanya jalan baru ini, akses ke RT lain menjadi lebih mudah. Semoga ke depannya lingkungan kami semakin maju,” katanya.

Kegiatan ini menunjukkan semangat gotong royong dan komitmen bersama antara perangkat desa dan warga untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik. Kadus Ahmad Musonif Asyafi berharap, program seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi daerah lain untuk melakukan hal serupa.

 

Reporter: Tim Liputan Edi.S

Musrenbang RKPD Kabupaten Cilacap Tingkat Kecamatan Sidareja Tahun 2026: Tekankan Pemerataan Pembangunan

Sidareja, 21 Januari 2025 – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cilacap tingkat Kecamatan Sidareja untuk tahun 2026 digelar di Pendopo Ranggasena, Kecamatan Sidareja, pada Selasa (21/1/2025).

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran pemerintah kecamatan, perwakilan desa, tokoh masyarakat, dan anggota DPRD Kabupaten Cilacap. Salah satu yang memberikan perhatian khusus adalah Kiki Anggoro, S.P., anggota Komisi C DPRD Kabupaten Cilacap dari Fraksi Partai Gerindra.

Dalam sambutannya, Kiki Anggoro.S.P menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan di berbagai aspek, termasuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pembangunan tidak boleh hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi harus dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat di Kecamatan Sidareja.

“Kami di DPRD terus mendorong agar program-program pembangunan yang direncanakan mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini masih kurang mendapatkan perhatian. Pemerataan pembangunan bukan hanya kebutuhan, tetapi juga hak masyarakat,” ujar Kiki Anggoro.

Selain itu, ia juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam Musrenbang sebagai wujud sinergi antara pemerintah dan warga dalam menentukan prioritas pembangunan. Menurutnya, forum ini merupakan momentum strategis untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat secara langsung sehingga dapat diakomodasi dalam perencanaan daerah.

Musrenbang tingkat Kecamatan Sidareja tahun ini fokus pada penguatan infrastruktur dasar, pengembangan sumber daya manusia, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Aspirasi yang dihimpun dari forum ini akan dibawa ke tingkat kabupaten untuk dibahas lebih lanjut dalam Musrenbang tingkat kabupaten mendatang.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen semua pihak, diharapkan hasil Musrenbang ini mampu mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di Kabupaten Cilacap, khususnya Kecamatan Sidareja.

 

#Edi.s

Polri Ungkap Tiga Kasus Besar Judi Online: Sita Aset Rp61 Miliar, Ungkap Sindikat Internasional

Jakarta – kabarekspres.co.id//Dalam konferensi pers di Mabes Polri, Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji, mengungkapkan hasil kerja keras dalam pemberantasan judi online. Polri berhasil membongkar tiga kasus besar yang melibatkan situs judi daring dengan total aset yang disita mencapai Rp61 miliar. Ketiga situs tersebut adalah H5GF777, RGO Casino, dan Agen 138, yang beroperasi secara nasional dan internasional.

Menurut Brigjen Himawan, operasi ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga dalam Desk Pemberantasan Judi Online yang dibentuk atas instruksi Presiden Prabowo Subianto.

“Upaya ini adalah bentuk komitmen nyata pemerintah dalam memerangi judi online yang merugikan masyarakat. Kita terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menindak tegas pelaku dan memutus rantai kejahatan ini,” ujar Brigjen Himawan.

Kasus Pertama: Situs H5GF777

Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua tersangka, MIA dan AL, yang diduga sebagai pengelola situs. Tersangka AL, yang juga terlibat dalam kasus lain, diduga menggunakan perusahaan PT GMM Giat Pelangkah Maju untuk memfasilitasi pembayaran judi daring. Polri menyita aset senilai Rp47 miliar dari beberapa penyedia jasa pembayaran, termasuk rekening-rekening terkait.

Kasus Kedua: Situs RGO Casino

Sebanyak lima tersangka berhasil diamankan, termasuk seorang tersangka dengan inisial HJ alias Zeus, yang diduga sebagai manajer operasional situs dan pengendali 17 website judi lainnya.

“Tersangka HJ bolak-balik antara Jakarta dan Kamboja untuk melatih dan merekrut pelaku lain yang akan dipekerjakan sebagai admin situs judi online,” jelas Brigjen Himawan. Dalam kasus ini, Polri menyita uang tunai lebih dari Rp1,6 miliar, kendaraan mewah, dan peralatan operasional.

Kasus Ketiga: Situs Agen 138

Polri juga membongkar jaringan situs Agen 138, yang melibatkan tersangka berinisial JO, JG, AHL, dan KW. Salah satu tersangka, KK, yang diduga sebagai otak dari jaringan ini, masih berstatus buronan. Brigjen Himawan menegaskan,

“Kami akan terus mendalami aliran dana jaringan ini untuk mengungkap siapa saja yang terlibat, termasuk kaitannya dengan aset-aset seperti Hotel Arus yang disita sebelumnya.”

Operasi ini mendapat dukungan penuh dari berbagai lembaga, termasuk Kemenkopolkam, PPATK, KomDigi, Ditjen Imigrasi, dan Kejaksaan Agung. Direktur Strategi dan Kerjasama Dalam Negeri PPATK, Brigjen Muhammad Irhamni, menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan analisis transaksi keuangan untuk membantu mengidentifikasi pelaku dan aliran dana.

Ketua Tim Pengendalian Konten Internet Ilegal Perjudian dari KomDigi, Menharik Nur menambahkan, “Kami terus memblokir dan men-takedown situs-situs perjudian online yang kembali bermunculan dengan domain berbeda. Literasi digital juga kami gencarkan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak terjebak dalam judi online.”

Kejaksaan Agung juga menegaskan komitmennya dalam penuntutan kasus-kasus ini. Direktur Tindak Pidana Umum lainnya, Agus Sahat, menjelaskan, “Kami memastikan penuntutan dilakukan secara maksimal untuk memberikan efek jera, menghindari disparitas hukuman, dan mengamankan aset hasil kejahatan untuk negara.”

Kasus-kasus ini menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto, yang telah menginstruksikan koordinasi intensif antara Polri, PPATK, dan kementerian terkait untuk memberantas judi online hingga ke akar-akarnya.

“Ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga menyelamatkan moral masyarakat dan aset negara,” tegas Brigjen Himawan.

Dengan langkah-langkah tegas ini, Polri optimis dapat memberantas perjudian daring yang merugikan masyarakat dan melindungi ruang digital Indonesia.

(Imam jateng)

Tim Aspirator Teti Rohatiningsih Berikan Motivasi Penggunaan Irigasi Perpompaan kepada Kelompok Tani Trubus Jaya

Cilacap– Dalam upaya mendukung produktivitas pertanian, Tim Aspirator Teti Rohatiningsih, anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Daerah Pemilihan Banyumas-Cilacap, memberikan motivasi dan edukasi kepada Kelompok Tani Trubus Jaya Desa Bulaksari , Kecamatan Bantarsari terkait pemanfaatan Irigasi Perpompaan (IRPOM). Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu 20/1/2025, bertempat di, Dusun Medeng,  DesaBulaksari.

Dalam sambutannya, Zaenal Arifin perwakilan dari Tim Aspirator Teti Rohatiningsih menyampaikan pentingnya modernisasi sistem irigasi untuk mendukung keberlanjutan pertanian di tengah tantangan iklim yang semakin kompleks. Pemanfaatan IRPOM dinilai menjadi solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan sumber air pada musim kemarau, sehingga hasil panen petani dapat lebih terjamin.

“Irigasi Perpompaan ini merupakan salah satu program yang diusulkan oleh Ibu Teti Rohatiningsih melalui aspirasinya di DPR RI. Kami berharap teknologi ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Kelompok Tani Trubus Jaya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujar Zaenal Arifin tim aspirator.

Manfaat IRPOM bagi Petani Teknologi IRPOM memungkinkan kelompok tani untuk memanfaatkan sumber air yang berada di lokasi-lokasi sulit terjangkau, seperti sungai atau waduk, melalui sistem pompa yang efisien. Dalam kegiatan ini, Tim Aspirator juga memberikan pelatihan teknis terkait cara pengoperasian dan pemeliharaan pompa irigasi.

Ketua Kelompok Tani Trubus Jaya, Bapak (Rusdianto), mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Teti Rohatiningsih melalui program ini. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya irigasi perpompaan ini. Harapannya, ke depan hasil panen kami bisa meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pasar,” ujar Bapak (Nama Ketua).

Komitmen Teti Rohatiningsih untuk Petani Teti Rohatiningsih, melalui program-program aspirasinya, terus berkomitmen mendukung petani di Banyumas dan Cilacap agar mampu menghadapi tantangan perubahan iklim serta meningkatkan ketahanan pangan daerah.

“Dukungan ini adalah salah satu langkah nyata kami untuk memastikan petani di Banyumas dan Cilacap mendapatkan akses terhadap teknologi pertanian yang inovatif. Kami juga terus mendorong adanya pelatihan-pelatihan serupa agar petani dapat memanfaatkan teknologi ini secara optimal,” ujar Teti Rohatiningsih dalam keterangannya melalui tim aspiratornya.

Melalui inisiatif ini, diharapkan para petani di daerah Banyumas-Cilacap dapat lebih berdaya saing dan mampu meningkatkan taraf hidup mereka. Program IRPOM menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun sektor pertanian yang lebih maju danberkelanjutan.

Propam Polri Undang Ketum PPWI Terkait Kapolres Pringsewu yang Ancam dan Lecehkan Wartawan

 

Jakarta – Propam Polri mengundang Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, dalam rangka klarifikasi terkait laporannya tentang Kapolres Pringsewu yang sudah melecehkan profesi jurnalis serta mengancam mengusir wartawan dari wilayah kerjanya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, perilaku buruk oknum Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, dilaporkan oleh Ketum PPWI itu ke Divisi Propam Polri pada 18 November 2024 lalu.

Undangan klarifikasi diterima Wilson Lalengke melalui saluran WhatsApp-nya pada Minggu, 19 Januari 2025. Wartawan senior yang dikenal amat gigih membela para jurnalis grassroot dan pewata warga serta warganet itu diundang hadir memberikan keterangan kepada penyidik Paminal Propam Polri pada hari Selasa, 21 Januari 2025, mendatang. Surat undangan bernomor: B/271/I/WAS.2.4/2025/PROPAM tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Biro Pengamanan Internal (Sesro Paminal), Propam Polri, Kombespol Yudo Hermanto S.I.K, M.M, atas nama Karo Paminal pada Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

Informasi ini diperoleh dari pernyataan resmi Ketum PPWI, Wilson Lalengke, melalui pesan WhatsApp-nya ke jaringan media se tanah air, Minggu, 19 Januari 2025. Dalam pesannya, alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu menyampaikan bahwa dirinya siap untuk memenuhi undangan tersebut karena amat penting dalam rangka pembenahan mentalitas anggota Polri agar mereka menyadari tugasnya sebagai pelayan rakyat, bukan pengancam dan petugas pelecehan rakyat.

“Saya siap menghadiri undangan dari Biro Paminal Divpropam tersebut. Bahkan saya merasa mereka bekerja lamban, seharusnya sejak kemarin-kemarin laporan saya itu diproses karena perilaku oknum kapolres seperti yang ditunjukkan oleh wercok Yunnus Saputra itu sangat tidak layak bagi negeri ini, dia itu petugas rakyat, babunya rakyat. Koq malah bersikap dan bertingkah laku seakan dia sebagai boss-nya rakyat?” ungkap tokoh pers nasional itu dengan nada heran.

Pokok masalah yang dipersoalkan Wilson Lalengke adalah adanya voice-note dari oknum Kapolres Pringsewu yang dinilainya tidak semestinya dilakukan oleh seorang anggota Polri, yakni membuat pernyataan yang melecehkan dan mengancam wartawan-wartawan non konstituen Dewan Pers dan atau bukan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Pesan suara itu diduga kuat diviralkan oleh yang bersangkutan dan anggotanya dengan maksud menakut-nakuti wartawan grassroot agar tidak lagi berani mengontrol perilaku menyimpang para pejabat pemerintahan di wilayah Pringsewu.

Berita terkait di sini: Kapolres Pringsewu Larang Sekolah Bermitra dengan Wartawan Non-UKW, Ini Tanggapan Wilson Lalengke (https://pewarta-indonesia.com/2024/11/kapolres-pringsewu-larang-sekolah-bermitra-dengan-wartawan-non-ukw-ini-tanggapan-wilson-lalengke/)

“Si oknum wereng coklat ini tidak sadar bahwa pembayar pajak harian yang disebut PPN (Pajak Pertambahan Nilai – red), mayoritasnya adalah para wartawan akar rumput (grassroot), pewarta warga, dan warganet yang tidak terafiliasi dengan lembaga bernama Dewan (pecundang) Pers dan organisasi pers PWI peternak koruptor. Uang PPN dari warga rakyat Indonesia itu digunakan untuk bayar kebutuhan hidup dia, termasuk digunakan untuk membeli celana dalamnya si oknum kapolres wercok beserta anak bininya. Koq bisa-bisanya dia berucap sembarangan yang menyakiti hati para wartawan pembayar pajak itu?” ketus Wilson Lalengke.

Mendapatkan kiriman voice note oknum Kapolres Pringsewu, AKBP Yunnus Saputra, yang bernada diskriminatif, melecehkan, dan mengancam rekan-rekan jurnalis, Ketum PPWI pun langsung melaporkan Kapolres Pringsewu ke Propam Polri yang berkantor di Jl. Trunojoyo No. 3 Jakarta Selatan. Dalam laporannya, Wilson Lalengke meminta agar oknum kapolres ini dipecat dari Kepolisian Republik Indonesia karena sudah berani menyatakan akan mengusir wartawan dari wilayah kerjanya.

“Pertanyaan saya sederhana, apakah daerah Pringsewu itu miliknya si wereng coklat bernama Yunnus Saputra sehingga dia bisa sewenang-wenang dan searogan itu mengusir warga dari daerah mereka? Kacau otaknya neh manusia berbaju polisi. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo wajib mengganti orang ini sesegera mungkin!” tegas Wilson Lalengke pada pernyataan persnya beberapa waktu lalu.

Berita terkait di sini: Lecehkan Media Grassroot, Wilson Lalengke Laporkan Kapolres Pringsewu ke Divisi Propam Polri (https://pewarta-indonesia.com/2024/11/lecehkan-media-grassroot-wilson-lalengke-laporkan-kapolres-pringsewu-ke-divisi-propam-polri/)

Sehubungan dengan undangan memberikan keterangan tentang kasus ini, lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, Inggris itu berharap oknum Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra benar-benar diproses sesuai aturan yang berlaku. “Saya berharap dia segera diproses hingga di-PTDH. Indonesia tidak butuh petugas rakyat bermental buruk semacam dia, masih banyak putra-putri terbaik negeri ini yang bisa bekerja jauh lebih baik dari si Yunnus Saputra itu,” tegas Wilson Lalengke menutup pernyataannya. (ibin )