Seorang Lansia Warga Mrebet Ditemukan Meninggal di Sawah

Polres Purbalingga – kabar ekspres.co.id | Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di area persawahan Desa Selaganggeng, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Senin (3/3/2025) siang. Korban ditemukan oleh warga desa setempat yang hendak ke sawah.

Kapolsek Mrebet Iptu Susetyo Yulianto mengatakan korban diketahui bernama Wiryanto (79) warga Desa Mrebet RT 7 RW 1, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.

“Korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Satimah (80) warga Desa Selaganggeng yang hendak ke sawah,” ungkap Kapolsek.

Disampaikan bahwa saat saksi hendak ke sawah, melihat ada seseorang tergeletak dalam posisi tertelungkup. Saksi kemudian memberitahu warga lain kemudian melakukan pengecekan.

“Saat dilakukan pengecekan diketahui korban sudah meninggal dunia. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke polisi,” jelas Kapolsek.

Polisi dari Polsek Mrebet yang datang bersama Inafis Polres Purbalingga kemudian melakukan pemeriksaan di TKP. Kemudian memeriksa jenazah korban bersama dokter Puskesmas Mrebet.

“Hasil pemeriksaan jenazah tidak ditemukan tanda kekerasan yang mengarah kepada tindak pidana. Diduga korban mengalami penurunan kesadaran kemudian terjatuh,” kata Kapolsek.

Kapolsek menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

(Imam jateng)

Bersama Tim Gabungan Giring Gajah Liar Polsek Semaka Halau Gajah Liar Kembali ke Hutan TNBBS

 

Kabar Express, Tanggamus Polsek Semaka Polres Tanggamus bersama tim gabungan dari TNI, Polhut, dan Balai Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) melakukan penggiringan kawanan gajah liar yang memasuki wilayah pemukiman warga di Umbul 8, Pekon Karang Agung, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Senin (3/3/2025).

Kapolsek Semaka Polres Tanggamus, AKP Sutarto, S.H, menyatakan bahwa upaya ini dilakukan untuk menindaklanjuti laporan warga terkait kawanan gajah liar yang merusak pemukiman pada dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan penggiringan terhadap kelompok gajah liar yang memasuki wilayah pemukiman. Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan mereka ke habitatnya di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan,” ujar AKP Sutarto mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rivanda, S.I.K.

Kapolsek menyebut, tim gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari personel TNI-Polri, petugas TNBBS, KPH Kota Agung Utara, Polhut wilayah Sukaraja Atas, serta Satgas dari Pekon Tulung Asahan, Sidomulyo, dan Karang Agung.

“Tim bersama-sama membentuk blokade dan mengarahkan gajah liar agar kembali ke kawasan hutan,” ujarnya

Kapolsek menjelaskan, kawanan gajah yang dikenal sebagai “Kelompok Bunga” dilaporkan telah merusak sekitar 30 bangunan gubuk warga di sekitar Umbul 8. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kerusakan cukup signifikan, tetapi kami bersyukur tidak ada korban jiwa. Saat ini, tim masih bekerja untuk memastikan kawanan gajah benar-benar kembali ke hutan,” jelas Kapolsek.

Selain melakukan penggiringan, Kanit Binmas Polsek Semaka, Bripka Herman, turut memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas di sekitar area konflik.

“Kami meminta warga segera melapor jika kembali melihat pergerakan gajah liar di sekitar permukiman, agar langkah penanganan bisa segera dilakukan,” tegasnya.

Situasi hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali. Aparat gabungan akan terus melakukan pemantauan untuk mencegah kawanan gajah kembali ke pemukiman warga.

Tandas nya (Nurman)

Kapolres Madina lawak – Lawak, OKP & ORMAWA di Bohongi 

Panyabungan, Persoalan tambang ilegal di Mandailing Natal makin mendapat sorotan dari berbagai lapisan di Mandailing Natal Kali ini datang dari GM GRIB (Generasi Muda Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu)  Mandailing Natal.

“GM GRIB sangat menyayangkan sikap Kapolres Mandailing Natal yang tidak konsisten/ Plin plan akan ucapannya sendiri” ucap Sutan paruhuman merupakan ketua GM. GRIB Madina di Panyabungan. (3/3/2025)

“Sebagaimana sama – sama diketahui pada saat OKP & Mahasiswa melakukan Aksi Damai terkait persoalan Tambang ilegal dimandailing Natal Di Mapolres Madina tanggal 17 Januari 2025, di kutif dari pernyataan KAPOLRES saat menanggapi pernyataan sikap yang Dibacakan Ketua KNPI Madina KAPOLRES Menegaskan akan komitmen memberantas PETI di Kab. Mandailing Natal, lantas kita lihat hingga saat ini masih banyak peti yang beroperasi di Mandailing Natal” imbuh Sutan

“Bahkan yang lebih mirisnya KAPOLRES Saat itu sempat mengatakan “JIKA MASIH ADA PETI DI MANDAILING NATAL, POTONG KUPING SAYA ” kita sebagai masyarakat tidak mungkin langsung datang memembuat keributan dengan menagih janji Kapolres tersebut yakni “Potong Kuping Kapolres Madina” Sebut Sutan Kemudian.

“Karna hal tersebut kita sangat mengharap kedewasaan KAPOLRES MADINA, Kapolres Jangan Hanya Asbun /asal bunyi” imbuh Sutan

“Selanjutnya kita sangat mengharapkan persoalan Tambang Ilegal Di musnahkan dari Mandailing Natal, Kita sangat mengharapkan sikap Pihak Kepolisian untuk proaktif terkait PETI Di Mandailing Natal dan kita juga meminta kepada POLDA Sumut untuk langsung turun tangan, karna kami menilai Bahwa KAPOLRE S MADINA Sudah tidak becus, bahkan bejanji dan dengan jamina mengatakan potong kuping saya, tapi follow up perkataan Kapolres tersebut dinilai Plin plan”. Sebut Sutan sembari menutup wawancara dengan media .

Rabat beton asal jadi Kades Ujung Marisi tidak bisa di konfirmasi

Kota Nopan , Pekerjaan pembangunan rabat beton di desa Ujung Marisi , Kecamatan Kota Nopan Kabupaten Mandailing Natal yang menggunakan Dana Desa , diduga tidak sesuai prosedur dan terkesan asal jadi.

Berdasarkan pantauan di lapangan , agregat yang digunakan dalam proyek ini terlihat tidak sesuai dengan standar yang seharusnya . Diduga , proyek tersebut menggunakan agregat berupa batu sungai yang hanya di susun untuk pondasi , yang dinilai tidak layak untuk proyek rabat beton . Selain itu , pada sisi ujung kanan terdapat bagian yang kosong , dan beberapa bagian yang kosong tersebut disisipkan dengan material tanah yang seharusnya tidak digunakan dalam kontruksi ini .

Hal lain yang menjadi sorotan adalah mutu beton yang di aduk secara tidak baik pada sisi badan jalan yang akan di cor nantinya , proses tersebut terlihat tidak teratur dan di tumpahkan secara sembarangan , sehingga di khawatirkan mempengaruhi kualitas hasil akhir pembangunan jalan .

Saat dikonfirmasi oleh media , Kepala desa Ujung marisi tidak memberikan tanggapan , bahkan saat di hubungi melalui aplikasi whatsApp , kepala desa tidak memberi jawaban .

Masyarakat setempat berharap ada tindak lanjut dari pihak berwenang untuk meninjau ulang proyek ini , mengingat dana desa yang digunakan untuk pembangunan jalan tersebut seharusnya dikelola dengan transparansi dan sesuai dengan prosedur yang berlaku (Magrifatulloh).

Rabat beton asal jadi Kades Ujung Marisi tidak bisa di konfirmasi .

Kota Nopan , Pekerjaan pembangunan rabat beton di desa Ujung Marisi , Kecamatan Kota Nopan Kabupaten Mandailing Natal yang menggunakan Dana Desa , diduga tidak sesuai prosedur dan terkesan asal jadi.

Berdasarkan pantauan di lapangan , agregat yang digunakan dalam proyek ini terlihat tidak sesuai dengan standar yang seharusnya . Diduga , proyek tersebut menggunakan agregat berupa batu sungai yang hanya di susun untuk pondasi , yang dinilai tidak layak untuk proyek rabat beton . Selain itu , pada sisi ujung kanan terdapat bagian yang kosong , dan beberapa bagian yang kosong tersebut disisipkan dengan material tanah yang seharusnya tidak digunakan dalam kontruksi ini .

Hal lain yang menjadi sorotan adalah mutu beton yang di aduk secara tidak baik pada sisi badan jalan yang akan di cor nantinya , proses tersebut terlihat tidak teratur dan di tumpahkan secara sembarangan , sehingga di khawatirkan mempengaruhi kualitas hasil akhir pembangunan jalan .

Saat dikonfirmasi oleh media , Kepala desa Ujung marisi tidak memberikan tanggapan , bahkan saat di hubungi melalui aplikasi whatsApp , kepala desa tidak memberi jawaban .

Masyarakat setempat berharap ada tindak lanjut dari pihak berwenang untuk meninjau ulang proyek ini , mengingat dana desa yang digunakan untuk pembangunan jalan tersebut seharusnya dikelola dengan transparansi dan sesuai dengan prosedur yang berlaku (Magrifatulloh).

Polda Jateng dan Mahasiswa Sinergi dalam Bakti Sosial Sambut Ramadhan

Polda Jateng-kabarekspres.co.id//| Menyambut bulan suci Ramadhan Polda Jawa Tengah melaksanakan pembagian sembako pada masyarakat di Kota Semarang. Acara ini dilaksanakan di Gedung Borobudur Mapolda Jateng pada Kamis, (27/2/2025) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan dihadiri oleh Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Rudy Mulyantoko, para PJU Polda Jateng, Kapolrestabes Semarang, serta perwakilan dari Kodam IV Diponegoro dan Forkopimda Propinsi Jawa Tengah. Bertemakan “Baksos Polri Presisi Bersama Mahasiswa, Aliansi BEM, dan OKP Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H”, kegiatan ini melibatkan elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan di Jawa Tengah.

Bakti sosial ini juga dilaksanakan serentak oleh 36 Polda di seluruh Indonesia. Dalam acara tersebut seluruh hadirin mengikuti zoom bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang memimpin kegiatan secara terpusat di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan. Di Jawa Tengah, kegiatan baksos tidak hanya dilaksakan di Mapolda Jateng, tetapi oleh seluruh Polres jajaran dengan total distribusi 6.790 paket sembako.

Dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Jateng secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada perwakilan mahasiswa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan iringan kendaraan pengangkut paket sembako di depan Gedung Borobudur. Sebanyak 1600 paket sembako diangkut oleh 15 kendaraan yang terdiri dari 8 kendaraan dinas polri dan 7 kendaraan umum dengan spanduk bertuliskan tema kegiatan. Paket tersebut di distribusikan ke sejumlah titik di Kota Semarang dengan sasaran penerima mahasiswa dan masyarakat di sekitar kampus yang membutuhkan.

Perwakilan dari mahasiswa yang diwakili Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jateng-DIY, Wiradrana Wasista, turut mengungkapkan apresiasinya yang telah melibatkan elemen mahasiswa dalam acara tersebut.

“ Kami mengapresasi Polri yang telah melibatkan kami dalam kegiatan yang baik menjelang bulan suci yang penuh berkah ini. Ke depan kami berharap untuk terus dilibatkan dalam berbagai agenda yang bermanfaat untuk umat dan bangsa,” tuturnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto turut mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, terutama mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Menurutnya, kegiatan selain bentuk kepedulian sosial Polri juga mempererat sinergi antara aparat keamanan dan generasi muda dalam membangun kepedulian.

“Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri bersama elemen masyarakat terutama kalangan mahasiswa dalam membantu sesama, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Kami berharap aksi kebaikan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbuat kebaikan dan menebarkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya.

*Polda Jateng dan Mahasiswa Sinergi dalam Bakti Sosial Sambut Ramadhan*

Polda Jateng-kabarekspres.co.id//| Menyambut bulan suci Ramadhan Polda Jawa Tengah melaksanakan pembagian sembako pada masyarakat di Kota Semarang. Acara ini dilaksanakan di Gedung Borobudur Mapolda Jateng pada Kamis, (27/2/2025) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan dihadiri oleh Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Rudy Mulyantoko, para PJU Polda Jateng, Kapolrestabes Semarang, serta perwakilan dari Kodam IV Diponegoro dan Forkopimda Propinsi Jawa Tengah. Bertemakan “Baksos Polri Presisi Bersama Mahasiswa, Aliansi BEM, dan OKP Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H”, kegiatan ini melibatkan elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan di Jawa Tengah.

Bakti sosial ini juga dilaksanakan serentak oleh 36 Polda di seluruh Indonesia. Dalam acara tersebut seluruh hadirin mengikuti zoom bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang memimpin kegiatan secara terpusat di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan. Di Jawa Tengah, kegiatan baksos tidak hanya dilaksakan di Mapolda Jateng, tetapi oleh seluruh Polres jajaran dengan total distribusi 6.790 paket sembako.

Dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Jateng secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada perwakilan mahasiswa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan iringan kendaraan pengangkut paket sembako di depan Gedung Borobudur. Sebanyak 1600 paket sembako diangkut oleh 15 kendaraan yang terdiri dari 8 kendaraan dinas polri dan 7 kendaraan umum dengan spanduk bertuliskan tema kegiatan. Paket tersebut di distribusikan ke sejumlah titik di Kota Semarang dengan sasaran penerima mahasiswa dan masyarakat di sekitar kampus yang membutuhkan.

Perwakilan dari mahasiswa yang diwakili Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jateng-DIY, Wiradrana Wasista, turut mengungkapkan apresiasinya yang telah melibatkan elemen mahasiswa dalam acara tersebut.

“ Kami mengapresasi Polri yang telah melibatkan kami dalam kegiatan yang baik menjelang bulan suci yang penuh berkah ini. Ke depan kami berharap untuk terus dilibatkan dalam berbagai agenda yang bermanfaat untuk umat dan bangsa,” tuturnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto turut mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, terutama mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Menurutnya, kegiatan selain bentuk kepedulian sosial Polri juga mempererat sinergi antara aparat keamanan dan generasi muda dalam membangun kepedulian.

“Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri bersama elemen masyarakat terutama kalangan mahasiswa dalam membantu sesama, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan. Kami berharap aksi kebaikan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbuat kebaikan dan menebarkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya.

Remaja Masjid Roudlotul Islahiyyah Gelar Ziarah Bersama Jelang Bulan Suci Ramadhan

Bantarsari – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Remaja Masjid Roudlotul Islahiyyah (RM-RI) Dusun Cimeneng, Desa Kamulyan, Kecamatan Bantarsari, kembali menggelar ziarah massal pada tahun ini. Kegiatan yang telah menjadi tradisi sejak 2015 ini diikuti oleh ratusan warga dengan penuh antusias.

Ziarah ini awalnya digagas oleh para remaja masjid sebagai bentuk doa bersama untuk mendoakan keluarga dan kerabat yang telah meninggal dunia. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kebersamaan dan kekompakan antarwarga dalam hal yang positif.

Rute ziarah massal tahun ini dimulai dari Makam Ngabei Bendungan Kebogoran, kemudian dilanjutkan ke Makam Cikuya, Makam Jatijajar, dan berakhir di Makam Cikeris. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, pemuda, bapak-bapak, ibu-ibu, para ulama, hingga warga lanjut usia.

Antusiasme warga terhadap ziarah tahunan ini terus meningkat. Jika pada tahun-tahun sebelumnya jumlah peserta berkisar 300 orang, tahun ini jumlahnya hampir mencapai 400 orang. Faktor libur sekolah juga menjadi salah satu alasan meningkatnya partisipasi warga, terutama dari kalangan anak-anak dan remaja.

Dengan adanya ziarah massal ini, diharapkan semakin terjalin hubungan yang harmonis antarwarga serta semakin memperkokoh nilai-nilai kebersamaan dan keimanan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Admin.

LSM Harimau DPW Jawa Tengah Gelar Penyerahan SK dan Pengukuhan DPC se-Jawa Tengah

*Banjarnegara, Jawa Tengah* – Dalam upaya menjalankan program umum Lembaga Swadaya Masyarakat Harapan Rakyat Indonesia Maju (LSM Harimau), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Tengah menggelar acara Penyerahan Surat Keputusan (SK) dan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Jawa Tengah. Acara ini berlangsung pada Selasa, 25 Februari 2025, di Markas Komando DPW Jawa Tengah, Kompleks Pasar Salak, Banjarnegara.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal beserta jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Harimau, seluruh anggota dan pengurus DPW Jawa Tengah, serta perwakilan dari 16 DPC se-Jawa Tengah dengan total peserta mencapai sekitar 400 orang. Pada kesempatan ini, SK diberikan kepada 16 DPC yang telah memenuhi persyaratan administratif dan kesiapan organisasi.

Dalam sambutannya, Sekretaris DPP LSM Harimau, yang mewakili Ketua Umum karena berhalangan hadir, menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara jajaran organisasi. Ia menegaskan bahwa menjaga adab serta menjalankan hierarki dalam berlembaga adalah hal yang fundamental dalam menjaga soliditas dan efektivitas organisasi.

Ketua DPW Jawa Tengah, Suwanto alias Mbah Walet, dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa penyerahan SK ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi pengembangan organisasi.

“Hari ini ada 16 DPC yang kita SK-kan, dan mereka wajib mengembangkan sayap organisasi. Pemberian SK ini telah melalui pertimbangan matang agar ke depan DPC benar-benar bisa memperluas jaringan dan eksistensi lembaga,” ujar Suwanto.

Sementara itu, Sekretaris Wilayah DPW Jawa Tengah, Ruswanto, menambahkan bahwa setelah pengukuhan ini, para DPC yang telah mendapatkan SK akan langsung menjalankan program utama organisasi.

“Pesan saya kepada seluruh anggota, setelah menerima SK, segera fokus pada pengembangan sayap organisasi hingga ke tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting. Selain itu, DPC juga harus menjalankan program-program serta visi dan misi LSM Harimau sesuai dengan AD/ART dan peraturan organisasi lainnya. Untuk kabupaten yang masih dalam proses pembentukan pengurus, saat ini masih dalam tahap sosialisasi sebelum diberikan SK,” jelas Ruswanto.

Sekretaris Jenderal LSM Harimau, Widiana Kartika, SE, dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis DPW Jawa Tengah untuk memperkuat struktur organisasi di daerah.

“Kegiatan hari ini adalah pemberian SK, baik itu SK mandat, SK definitif, maupun SK pengukuhan yang dilakukan oleh DPW Jawa Tengah. Saya berpesan kepada para ketua DPC yang telah menerima SK agar dapat menjalankan tanggung jawab dan amanah yang diberikan. Fokus utama adalah pelaksanaan program umum lembaga, termasuk pengembangan dan pelebaran sayap organisasi,” ujar Widiana.

Acara ini diharapkan dapat semakin memperkuat keberadaan LSM Harimau di Jawa Tengah serta meningkatkan sinergi antarstruktur organisasi dalam menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

KETUA TP PKK SEKALIGUS KETUA TIM PEMBINA POSYANDU KABUPATEN TANGGAMUS RESMI DILANTIK.

Bandar Lampung — Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melantik 13 Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung periode 2025 – 2030, di Mahan Agung, Selasa (25/2/2025).

Di kesempatan yang sama juga dilakukan serah terima jabatan Ketua TP. PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

” Dalam hal ini Ketua TP PKK kabupaten Tanggamus Dra. Hj. Siti Mahmudah Saleh, M. Pd. ”

Turut hadir Wakil Bupati Tanggamus, Kadis PMD, dan Ketua darma wanita Kabupaten Tanggamus.

Dalam sambutannya, Wulan Mirza menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serta Ketua/Penjabat Ketua TP. PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung periode sebelumnya yang telah meletakkan pondasi kuat bagi PKK.

“Insya Allah di periode 5 tahun ke depan akan kami lanjutkan semua perjuangan yang telah dilakukan oleh Bapak Ibu semua. Doakan kami agar dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan Bumi Lampung yang kita cintai,” ujar Wulan Mirza.

Wulan Mirza juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Daerah yang baru dilantik bersamaan dengan Gubernur Mirza dan Wakil Gubernur Jihan oleh Presiden Republik Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu. Selain itu, ia juga memberikan ucapan selamat kepada Ibu-Ibu Ketua Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota yang baru saja dilantik.

Meneruskan pesan Menteri Dalam Negeri saat pelantikan Ketua TP. PKK dan Tim Pembina Posyandu di 34 Provinsi, Wulan Mirza menegaskan bahwa organisasi PKK dan Posyandu merupakan amanah dari Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017. Organisasi ini dinilai sebagai yang terbesar yang dapat langsung menyentuh keluarga, sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Kunci keberhasilan pembangunan adalah keluarga. Apabila keluarga berkualitas, maka akan menciptakan desa yang maju, kecamatan yang maju, dan kabupaten/kota yang maju,” tegasnya.

Visi Tim Penggerak PKK adalah “Terwujudnya Keluarga Sehat, Cerdas, Berdaya, Beriman, dan Bertakwa Menuju Indonesia Maju di Tahun 2025”. Visi ini sejalan dengan 5 Misi Tim Penggerak PKK, yaitu :

Membentuk Karakter Keluarga melalui Pola Asuh yang sesuai dengan Nilai Dasar Pancasila, Meningkatkan Pendidikan & Ekonomi Keluarga, Memperkuat Ketahanan Keluarga melalui Pemenuhan Pangan, Sandang, dan Rumah Layak Huni serta Tata Laksana Rumah Tangga, Meningkatkan Kesehatan Keluarga, Lingkungan, dan Perencanaan Seha, serta Modernisasi Organisasi PKK dengan memanfaatkan Teknologi Informasi.

Wulan Mirza selanjutnya menekankan bahwa Gerakan PKK bertujuan untuk memberdayakan keluarga guna meningkatkan kesejahteraan.

“Mari kita menguatkan peranan keluarga dalam kehidupan. Jika kita ingin Lampung Maju, maka peranan ibu dalam keluarga sesungguhnya paling besar,” ujarnya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk memanfaatkan teknologi informasi sebagai salah satu program kegiatan sesuai dengan misi PKK. “Bersama keluarga, kita membentuk Generasi Emas bagi Indonesia. Sebagai ibu, kita harus mengambil peran penting,” tambahnya.

“Saya yakin, dengan komitmen, kerja keras, sinergi, dan kerjasama semua pihak, amanah ini dapat dilaksanakan dengan baik. Masyarakat telah menantikan kerja nyata dari kita semua,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, TP. PKK Provinsi Lampung akan mengadakan rapat kerja untuk membahas berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan. Wulan Mirza berharap dapat terus melanjutkan program dan kegiatan yang sudah dilaksanakan dengan baik oleh Tim Penggerak PKK sebelumnya, serta mengembangkan kegiatan yang relevan dengan keadaan saat ini dan mendatang.

Di akhir sambutannya, Wulan Mirza memohon dukungan dari semua pihak, khususnya dari Kepala Daerah beserta seluruh Kepala OPD yang terkait.

“Organisasi ini tidak dapat berjalan baik tanpa dukungan dan sinergi semua pihak. Mari kita melangkah bersama-sama, saling mengisi, bersinergi, dan menjalin hubungan koordinasi yang harmonis,” tutupnya.

Berikut daftar nama Ketua TP. PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota yang dilantik oleh Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 001/KEP/PKK.LPG/II/2025 dan Surat Keputusan Nomor: 001/KEP/POSYANDU.PROVINSI LAMPUNG/II/2025.

1. Bandar Lampung – Dra. Sri Asiyah.

2. Lampung Barat – Partinia, S.Pd.,M.M.

3. Lampung Tengah – Indria Sudrajat, S.Hut.,M.M.

4. Lampung Timur – Huzaimah, S.E.

5. Lampung Utara – Drg. Meri Farida

6. Metro – Hj. Eni Sumiati, S.IP

7. Mesuji – Shela Selviana, S.T.

8. Pringsewu – Hj. Rahayu Sri Astutik

9. Pesisir Barat – Dian Hardiyanti, S.ST.,M.M.

10. Tanggamus – Dra. Hj. Siti Mahmudah Saleh, M.Pd

11. Tulang Bawang Barat – Novianti, SP

12. Tulang Bawang – Herlinawati, S.H.

13. Way Kanan – Hj. Eka Listriyeni, Amd Keb,SKM. Rls*

Ketua BPD Desa Cisumur Hadiri Musyawarah Desa Penyampaian Pelaporan Realisasi APBDes Tahun 2024

oppo_0

CISUMUR – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cisumur, Muharis, S.Pd.i,,M.Pd menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) terkait Penyampaian Pelaporan Realisasi Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2024. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 24 Februari 2025, di Pendopo Desa Cisumur, Kecamatan Gandrungmangu.

Dalam kesempatan tersebut, Muharis, S.Pd.i,,M.Pd menegaskan bahwa penyampaian pelaporan realisasi pelaksanaan APBDes ini merupakan mekanisme penting dalam pengelolaan keuangan desa. Ia berharap agar pelaksanaan anggaran dapat berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Musyawarah desa ini dihadiri oleh perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, serta unsur lainnya yang berperan dalam pengelolaan anggaran desa. Kegiatan ini menjadi ajang transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran desa, sehingga masyarakat dapat mengetahui bagaimana dana desa telah digunakan untuk pembangunan dan kebutuhan lainnya.

Dengan adanya laporan realisasi APBDes, diharapkan seluruh pihak dapat terus bersinergi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Kepala Desa Sidaurip Lantik Kasi Pemerintahan dan Kepala Dusun

RATUSAN UNDNGAN HADIRI PELANTIKAN

Cilacap, 25 Februari 2025 – Kepala Desa Sidaurip, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, secara resmi melantik Kasi Pemerintahan serta Kepala Dusun Sidasari dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di aula desa setempat pada Selasa (25/2/2025).

Pelantikan tersebut dihadiri oleh perwakilan Bidang Pembinaan Desa (Dispermades Cilacap), Forkopincam Gandrungmangu, jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RW, RT, tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas), Karang Taruna, serta TP-PKK Desa Sidaurip.

Camat Gandrungmangu, Fathan Ady Chandra, S.STP., M.M., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Sebelum pelantikan, acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris Desa Sidaurip. Selanjutnya, dilakukan prosesi penandatanganan oleh para saksi serta penyerahan SK secara langsung oleh Kepala Desa Sidaurip Acara kemudian ditutup dengan ucapan selamat dari seluruh tamu undangan yang hadir.

Dengan adanya pelantikan ini, diharapkan struktur pemerintahan Desa Sidaurip semakin solid dalam menjalankan roda pemerintahan desa serta meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

Admin.