POLISI SELIDIKI TEMUAN MAYAT BOCAH PEREMPUAN 4 TAHUN 10 BULAN DALAM KARUNG DI CILACAP

Cilacap, 30 Januari 2026 – Polisi Kabupaten Cilacap sedang menyelidiki kasus penemuan mayat seorang anak perempuan berusia 4 tahun 10 bulan yang ditemukan di dalam karung di Jalan Dr Rajiman, Kelurahan Gunung Simping, Kecamatan Cilacap Tengah. Jenazah korban ditemukan pada Jumat (30/1) pagi sekitar pukul 06.30 WIB setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak Kamis (29/1).

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono menyampaikan, korban terakhir terlihat bermain di sekitar rumahnya pada Kamis sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah bermain, korban pulang bertemu kakeknya Tasikun, kemudian berpamitan untuk membeli es dan kembali bermain dengan teman-temannya. Namun korban tidak kembali hingga sore hari, sehingga keluarga melakukan pencarian dan melaporkan ke Polsek Cilacap Tengah ketika upaya pencarian tidak berhasil.

Pencarian bersama warga dilakukan hingga malam hari Kamis, namun korban belum ditemukan. Keesokan harinya, seorang warga melaporkan temuan mencurigakan ke Polsek dan layanan 110. Lokasi penemuan berjarak sekitar 20 meter dari rumah korban.

Setelah pengecekan oleh Satreskrim Polresta Cilacap, ditemukan mayat anak perempuan di dalam karung. Polisi melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal, kemudian berkoordinasi dengan dokter Puskesmas sebelum jenazah dievakuasi ke RSUD Dr Margono Soekarjo Banyumas untuk visum dan autopsi.

Saat ini, penyidik telah memeriksa empat saksi, yaitu kakek korban dan tiga warga sekitar lokasi penemuan. Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian.

Kapolresta mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, agar tidak mengganggu proses penyelidikan dan menimbulkan keresahan. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian, serta melakukan klarifikasi melalui sumber resmi jika memperoleh informasi terkait kasus.(Mugi ir)

7 Penjabat Kepala desa resmi dilantik Bupati Cilacap

CILACAP, 29 Januari 2026 – Kekosongan jabatan Kepala Desa di sejumlah wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, telah terisi dengan pelantikan tujuh Penjabat (Pj) Kepala Desa dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Pelantikan dilakukan oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman pada Kamis (29/1) di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Cilacap.

Kekosongan jabatan Kades terjadi akibat berbagai alasan, mulai dari kepala desa meninggal dunia hingga tersandung kasus hukum. Para Pj Kades yang berasal dari berbagai kecamatan ditunjuk untuk mengisi kekosongan tersebut sekaligus mendapatkan tugas tambahan untuk menjalankan pemerintahan desa.

Dalam pidatonya, Bupati Syamsul menekankan agar para Pj Kades menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi. “Banyak tantangan yang harus diselesaikan, antara lain penata kelolaan keuangan desa, persiapan pemilihan kepala desa serentak, serta pelunasan PBB-P2,” ujarnya.

Selain itu, para terlantik juga diminta untuk berinovasi guna mendukung visi “Cilacap Bercahaya dan Maju Besar” serta menyukseskan Program Strategis Nasional Koperasi Desa Merah Putih di masing-masing desa. “Silakan berkreasi dan berinovasi, misalnya untuk pelunasan PBB bisa dengan cara yang kreatif seperti bobok bumbung, namun jangan sampai membebani masyarakat,” jelas Bupati.

Bupati juga berharap para Pj Kades mampu membangun kerja tim, memperkuat komunikasi dengan tokoh agama, adat, dan masyarakat, serta menjaga kondusivitas wilayah dengan merangkul seluruh elemen masyarakat.

Adapun nama dan wilayah tugas para Pj Kades yang dilantik adalah sebagai berikut:

– Grady Grifandi Delevi (Pj Kades Binangun, Kecamatan Binangun)
– Farid Masruri (Pj Kades Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur)
– Apriyadi (Pj Kades Hanum, Kecamatan Dayeuhluhur)
– Suherman (Pj Kades Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi)
– Tofik Wahyu Hidayah (Pj Kades Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten)
– Widhie Astoyo (Pj Kades Slarang, Kecamatan Kesugihan)
– Tri Ana Febiana (Pj Kades Purwasari, Kecamatan Wanareja)
(Mugi ir)

Ciledug Desa Sumingkir Berlangsung Lancar di Pendopo Desa

Pelantikan Kepala Dusun Desa Sumingkir, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap – 29 Januari 2026 – Berlangsunglah acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Dusun Ciledug di Pendopo Kantor Desa Sumingkir pada hari ini. Acara dihadiri oleh berbagai unsur terkait, termasuk Forkopincam, perangkat desa, tokoh masyarakat dan agama, TPPKK, BPD, Karang Taruna, Bidan Desa, Ketua BUMDES, KDMP, LPMD, KPSPAM, Kyai Muhammad Haris, Ketua RW dan RT, serta Satlinmas.

Acara dibuka dengan penyanyian Lagu Indonesia Raya, diikuti pembacaan doa yang dipimpin oleh Solihudin. Selanjutnya, Sekretaris Desa Itaningsih, S.Pd., Si. membacakan petikan keputusan Kepala Desa Sumingkir yang menetapkan calon Kepala Dusun.

Pada kesempatan ini, saudari Tiara Aghna Fidelia resmi dilantik sebagai Kepala Dusun Ciledug, dengan dihadiri saksi I Suswandi, S.Pd., M.Pd. dan saksi II Suwardjo.

Sambutan yang Terlantik, Tiara Aghna Fidelia, menyampaikan komitmennya untuk bekerja keras guna memajukan Dusun Ciledug. Ia berjanji akan memperkuat komunikasi dengan seluruh warga, meningkatkan pelayanan dasar, serta menggerakkan potensi lokal untuk kesejahteraan bersama. “Saya akan menjadikan aspirasi warga sebagai prioritas utama, dan bekerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan Dusun Ciledug yang lebih baik,” ucapnya.

Sambutan Kepala Desa Sumingkir Yunaedi, A.Md, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya peran kepala dusun sebagai ujung tombak pelayanan desa di tingkat bawah, serta mengingatkan untuk selalu menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. “Kami berharap Ibu Tiara dapat menjadi jembatan yang kuat antara pemerintah desa dan masyarakat dusun, serta mampu menggerakkan program-program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan lokal,” jelasnya.

Sambutan Camat Jeruklegi Irwan Arianto, S.STP., M.Si, mengapresiasi kelancaran acara pelantikan dan menyampaikan harapan agar kerja sama antar tingkat pemerintahan dapat terus diperkuat. Ia menekankan pentingnya sinergi dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh kecamatan. “Kami akan selalu mendukung upaya pembangunan di Desa Sumingkir, khususnya di Dusun Ciledug. Mari kita bersama-sama tingkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kerja keras dan kolaborasi yang solid,” ujar Camat Irwan.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada yang terlantik dan sesi foto bersama seluruh peserta.(Mugi ir)

Camat Kedungreja Beri Klarifikasi Terkait Polemik Desa Jatisari: Pintu Konsultasi Terbuka Lebar

CILACAP,Kabarekpres.co.id/Camat Kedungreja, Kukuh Setiaji, S.I.P., M.M., memberikan klarifikasi resmi terkait dinamika yang terjadi di Desa Jatisari pasca raibnya Kepala Desa jati sari yg akrab di panggil Aris,Menanggapi isu yang berkembang mengenai persoalan kedinasan maupun pribadi yang ditinggalkan kades

tersebut di atas, pihak kecamatan menyatakan komitmen penuh untuk mengawal proses penyelesaiannya secara transparan.
Siap Fasilitasi Persoalan Material dan Administrasi
Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah adanya keterlambatan pembayaran material proyek yang sempat tertunda.

Kukuh Setiaji menegaskan bahwa pihak Kecamatan Kedungreja siap menerima dan memfasilitasi warga atau pihak terkait yang ingin berkonsultasi mengenai persoalan tersebut.
“Kami berkomitmen untuk mengawal masalah ini. Bagi warga yang merasa ada urusan administrasi atau pembayaran material yang tertunda, silakan datang untuk konsultasi.

Kami akan bantu cari solusi sesuai prosedur yang ada,” ujar Kukuh saat ditemui di kantornya, Rabu (28/01/2026).

Klarifikasi Terkait Miskomunikasi dengan Media
Menanggapi pemberitaan di beberapa media pada Selasa (17/01) lalu yang sempat memberi kesan adanya upaya menghindar, Camat Kedungreja meluruskan bahwa hal tersebut murni karena kepadatan agenda internal di tingkat kecamatan.

Ia menegaskan tidak ada niatan untuk “lempar tanggung jawab” atau menghindari awak media. Tertundanya pertemuan sebelumnya disebabkan oleh kesibukan dinas yang mendesak, bukan karena faktor kesengajaan.
“Hari ini kami bersyukur bisa bertatap muka langsung dengan rekan-rekan media.

Komunikasi kami selalu terbuka dan transparan. Pertemuan hari ini membuahkan kesepahaman bersama bahwa koordinasi antara pemerintah kecamatan dan media sangat penting untuk menjaga kondusivitas informasi di masyarakat,” tambahnya.
Transparansi dan Pelayanan Publik
Pihak Kecamatan Kedungreja memastikan bahwa seluruh proses transisi kepemimpinan atau penyelesaian masalah di Desa Jatisari akan dilakukan secara terbuka.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mengedepankan jalur komunikasi resmi melalui kantor kecamatan agar setiap persoalan bisa terdata dan diselesaikan dengan baik.
Dengan adanya pertemuan hari ini, diharapkan polemik yang sempat muncul dapat mereda dan fokus beralih pada kelanjutan pembangunan serta pelayanan publik di Desa Jatisari dan wilayah Kedungreja pada umumnya.(Ibin)

Kepala desa Panijen Lantik Perangkat Desa baru

Sokaraja, Banyumas – 28 Januari 2026 – Pendopo Kantor Desa Pamijen menjadi tempat pelaksanaan pengambilan sumpah dan pelantikan perangkat desa untuk jabatan Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum, serta Kepala Urusan Keuangan pada hari Rabu (28/1/2026). Acara yang dihadiri berbagai unsur masyarakat ini dimulai dengan penyanyian Lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap negara.

Undangan hadir dalam acara ini meliputi Forkopincam, perangkat desa, tokoh masyarakat dan agama, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, Tim Penggerak Pemberdayaan Keluarga (TPPKK), bidan desa, ketua RT/RW, satuan linmas, serta panitia pelaksana.

Dua saudara/i resmi terlantik berdasarkan Keputusan Kepala Desa Pamijen Nomor 2 Tahun 2026 yang ditandatangani oleh Kepala Desa Hesti Tantriyani, yaitu:

1. Nur Arif Lukmanudin sebagai Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum

2. Septian Dwi Andini, SH sebagai Kepala Urusan Keuangan

 

Pengambilan sumpah dilakukan di hadapan tiga saksi yang berwenang, yakni:

– Saksi I: Karniningsih, S.Pd (Pimpinan Kasi Pemerintahan Desa Kecamatan Sokaraja)

– Saksi II: Agus Riyadi, S (Ketua BPD Desa Pamijen)

– Saksi III: Umar Abidin, S.Hi., M.S.I (Kepala Kantor Urusan Agama/KUA Kecamatan Sokaraja)

Dalam sambutannya, Kepala Desa Hesti Tantriyani menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat struktur organisasi desa guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kami memilih kedua saudara/i ini berdasarkan kapasitas dan komitmen yang telah terbukti. Harapannya, mereka dapat bekerja sama dengan seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk mewujudkan Desa Pamijen yang lebih baik, terkhusus dalam pengelolaan administrasi dan keuangan desa yang transparan dan akuntabel,” ucapnya.

Camat Sokaraja Sunarno, S.H., M.AP juga menyampaikan harapan agar kedua perangkat desa yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan dedikasi untuk kemajuan Desa Pamijen dan kesejahteraan masyarakat.

Setelah pelantikan, kedua yang terlantik menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat. Nur Arif Lukmanudin menyatakan, “Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik dalam mengelola urusan tata usaha dan umum, serta menjaga kerjasama yang baik dengan semua pihak untuk kemajuan desa.”

Sementara itu, Septian Dwi Andini, SH menambahkan, “Sebagai Kepala Urusan Keuangan, saya berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan integritas tinggi, memastikan pengelolaan keuangan desa sesuai peraturan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Pamijen. Saya juga mengucapkan selamat kepada saudari Nur Arif Lukmanudin, semoga kita dapat bekerja sama sinergis.”

Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan dan bentuk kebersamaan seluruh peserta.

(Mugi ir)

Warga Sayangkan Pelayanan Birokrasi Di Kedungreja.

Material Proyek Belum Dibayar, Warga Sayangkan Pelayanan Birokrasi Di Kedungreja.

Cilacap – KABAR EKSPRES II Praktek birokrasi terkesan kurang maksimal dan pejabat yang diduga enggan menemui rakyat di Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah kini ramai di perbincangkan oleh publik.

Disampaikan oleh Tugiman dan temanya, berawal dari permintaan Tugiman selaku perantara penyuplai material untuk pembangunan infrastruktur di Desa Jatisari yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan mengenai pelunasan pembayaran.

Berharap ada kepastian pembayaran material, Justru Tugiman menerima sikap yang terkesan apatis dan tidak solutif dari Sekdes (sekretaris) Desa Jatisari, Arif Darmawan S.Pd, terangnya. Selasa (27/1/2026).

Tugiman menambahkan,Saat dikonfirmasi mengenai informasi dari pihak kecamatan, bahwa permasalahan tersebut sedang dalam tahap musyawarah, Arif justru diduga melempar tanggung jawab

“Kalau komunikasinya dengan Sekcam (sekretaris camat) ya ke kecamatan saja” cetus Arif dengan nada acu, seolah enggan menanggapi beban kerugian yang sedang dialami oleh mitra Desanya sendiri.

Karena diarahkan untuk komunikasi dengan pihak Kecamatan, lalu Tugiman menghubungi Sekcam Kedungreja melalui sambungan telepon. Dalam komunikasinya, Sekcam menyampaikan pihaknya sedang tugas di luar, namun memastikan bahwa Camat berada di Kantor dan bisa ditemui.

Setelah Sekcam memastikan Camat bisa ditemui, Tugiman dan temanya bergegas ke Kantor Kecamatan Kedungreja. Sesampainya di kantor kecamatan mereka diminta untuk menunggu dengan waktu yang sangat lama oleh Yasin anggota Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja).

Miris, setelah menunggu sangat lama Tugiman dan temanya tidak bisa bertemu dengan Camat Kedungreja, melainkan diarahkan untuk menemui Sekcam atau pihak lain (mantri).

Atas kejadian tersebut, Tugiman dan sejumlah warga sangat menyayangkan sikap para pejabat khususnya di Kecamatan Kedungreja yang seolah sengaja membuat sekatan dengan masyarakat yang sedang mencari keadilan terkait hak finansial.

“Kami datang bukan untuk meminta sumbangan, tapi menagih hak atas materai yang sudah Kami kirim dan sudah digunakan untuk pembangunan infrastruktur di Desa Jatisari. Tetapi saat kami datang ke Kantor Desa seolah kami di pingpong,di kecamatan Kami seolah dipermainkan dengan waktu tunggu yang tidak jela, tegas Tugiman kepada wartawan.

Menanggapi fenomena birokrasi yang tidak memuaskan ini, warga meminta kepada Bupati Cilacap untuk segera turun tangan dan mengevaluasi kinerja Camat Kedungreja dan Perangkat Desa Desa Jatisari.

Karena jika dibiarkan, sikap pejabat yang terkesan alergi terhadap rakyat dikhawatirkan akan merusak citra Pemerintah Kabupaten Cilacap secara keseluruhan.

Siswanto

Pengambilan sumpah jabatan Kaur Umum & Perencanaan serta Kepala Dusun Purwodadi

Desa Mulyadadi, Kecamatan Majeneng, Kabupaten Cilacap – Senin (26/01/2026) – Pendopo Kantor Desa Mulyadadi menjadi lokasi pelantikan dan Pengambilan sumpah jabatan Kaur Umum & Perencanaan serta Kepala Dusun Purwodadi yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, antara lain Forkopincam perangkat desa dan anggotanya, BPD, Ketua LPMD, tokoh masyarakat, Karang Taruna, TPPKK, Ketua dan anggota KDMP, serta RT/RW beserta Satilmas.

Acara dimulai dengan penghormatan kepada negara melalui penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kiyai Basrudin. Dalam acara yang resmi ini, dua pejabat baru resmi menjabat dengan dasar Surat Keputusan (SK) sebagai berikut:

– Saudari Tauhid Dwijayanto, S.Kom sebagai Kaur Umum & Perencanaan dengan Nomor SK: 400.10.2.2/4/Tahun 2026
– Saudari Tarwono sebagai Kepala Dusun Purwodadi dengan Nomor SK: 400.2.2/5/Tahun 2026

Proses pelantikan dan pengambilan sumpah disaksikan langsung oleh Galih Swandhana, S.H., M.Pd (Saksi I) dan Amin Masror, S.Pd.I (Saksi II). Setelah itu, kedua pejabat yang baru dilantik menyampaikan sambutan dengan didampingi istri saudari Tauhid Dwijayanto, diikuti dengan sambutan dari Kepala Desa dan Camat Kecamatan Majeneng.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mulyadadi, Rasam, menyampaikan: “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya ucapkan selamat kepada kedua pejabat baru. Peran Kaur Umum & Perencanaan sangat krusial untuk menyusun rencana kerja terstruktur, sementara Kepala Dusun Purwodadi menjadi ujung tombak pelayanan hingga ke masyarakat. Mari kita jadikan momen ini sebagai awal untuk membawa Desa Mulyadadi menjadi lebih maju, sejahtera, dan harmonis dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.”

Selanjutnya, Camat Kecamatan Majeneng, Aji Pramono, S.STP., MM, menambahkan: “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya sangat senang menghadiri acara ini yang menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam memperkuat pelayanan. Kepada kedua pejabat baru, saya tekankan bahwa jabatan adalah tanggung jawab besar. Fokus pada perencanaan berbasis data dan pastikan manfaat pembangunan dirasakan hingga tingkat RT/RW. Kecamatan Majeneng akan terus mendukung upaya pembangunan Desa Mulyadadi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.”

Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai bentuk kenang-kenangan dan simbol kerja sama yang erat dalam membangun desa.(Mugi ir)

Acara Ngopi Bareng Polresta Banyumas

Acara Ngopi Bareng Polresta Banyumas di RT 02/04 Wangon Dorong Sinergi Masyarakat dan Kepolisian

WANGON, BANYUMAS – Minggu (25/01/2026), wilayah RT 02/04 Dusun Karangjengkol, Desa Wangon, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas menjadi tuan rumah acara ngopi bareng, ngobrol, dan berpikir bersama yang digelar secara rutin oleh RT setempat, dengan kehadiran pihak Polresta Banyumas melalui Kapolsek Wangon. Kegiatan berlangsung di Balai RT 02/04 dan dihadiri oleh sekitar 60 orang peserta, antara lain warga masyarakat, beberapa ketua RT lainnya dari wilayah sekitar.

Acara dibuka dengan penghormatan terhadap negara melalui penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, disampaikan sambutan dari Ketua RT 02/04 A. Nurdin yang menyampaikan bahwa acara rutin ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga serta menjadi wadah untuk membahas berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat.

Kemudian sambutan dari Ketua RW Agus yang mengapresiasi inisiatif RT 02/04 dan mengajak seluruh warga serta pengurus RT/RW lainnya untuk terus menjaga kebersamaan dan kerjasama dalam membangun wilayah yang lebih baik.

Salah satu poin penting dalam acara adalah sambutan dari Kapolsek Wangon AKP Mufti Is Efendi SH, MM yang menyampaikan materi terkait keamanan dan hukum bagi masyarakat. Dalam paparannya, beliau menjelaskan pentingnya kesadaran hukum dalam kehidupan sehari-hari, langkah-langkah pencegahan kejahatan, serta bagaimana peran masyarakat dalam mendukung tugas kepolisian menjaga ketertiban dan keamanan daerah.

 

Setelah sesi sambutan, diadakan sesi tanya jawab yang aktif diikuti oleh peserta, dimana berbagai pertanyaan dan masukan terkait keamanan serta permasalahan lingkungan disampaikan dan mendapatkan tanggapan yang jelas dari pihak kepolisian. Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai bentuk kenang-kenangan dan simbol kerjasama yang erat antara masyarakat dan kepolisian.(Mugi ir)

DILANTIKKAN SAUDARI SUPRIANTO SEBAGAI KEPALA URUSAN KEUANGAN DESA BANJARWARU

Acara Pelantikan Digelar di Pendopo Kantor Desa pada Jumat Kliwon, 23 Januari 2026

Melaksanakan amanah tugas serta meningkatkan tata kelola keuangan desa yang lebih baik, Desa Banjarwaru menggelar acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Perangkat Desa, khususnya untuk jabatan Kepala Urusan Keuangan, pada hari Jumat Kliwon tanggal 23 Januari 2026 di Pendopo Kantor Desa Banjarwaru.

 

Yang resmi dilantik adalah Saudari Suprianto, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 400.10.2/10/Tahun 2026. Proses pelantikan dihadiri secara langsung oleh berbagai unsur terkait termasuk Forkopincam, Perangkat Desa, BPD, LPMD, Karang Taruna, Bidan Desa, TPPKK, Tokoh Masyarakat, Satlinmas, serta Ketua RT/RW se-Kampung Banjarwaru.

 

Acara dibuka dengan penyanyian Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, diikuti pembacaan doa yang dipimpin oleh Jamirin. Sebagai saksi pelantikan hadir L. Untung Wijaya (Ketua BPD) dan Lasiman Budihartono (Ketua LPMD).

 

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan sambutan dari berbagai pihak:

 

– Kepala Desa Banjarwaru, Mugi Prihantono menyampaikan harapan agar pelaksanaan tugas keuangan desa dapat lebih transparan dan akuntabel untuk kemajuan bersama.

– Camat Nusawungu, Oktafian Panji Setiawan, S.STP., M.AP mengapresiasi proses pelantikan yang tertib dan menekankan pentingnya pengelolaan keuangan desa yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

– Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemades), Heru Kurniawan, S.STP., MM (mewakili Amin Muhtada, S.K.M., M.Kes.) memberikan arahan terkait standarisasi pengelolaan keuangan desa dan dukungan teknis yang akan diberikan oleh dinas.

Setelah sambutan, dilakukan ucapan selamat kepada yang terlantik, diikuti sesi dokumentasi foto bersama sebelum acara ditutup dengan harapan kerja sama yang solid untuk memajukan Desa Banjarwaru.(Mugi ir)

WARGA DESA GENTASARI TERIMA BANTUAN REHABILITASI JALAN DARI PENGUSAHA

Desa gentasari kecamatan kroya kabupaten cilacap-Jalan Makam dan Jalan Kalimaung Dusun Gunung Nangka Diberi Permukaan Aspal Berkat Dana Pribadi Owner Bumi Wijaya, Tatang Mulyadi Kepedulian terhadap kemajuan infrastruktur desa menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya. Pada tanggal 23 Januari 2026, dua ruas jalan di Dusun Gunung Nangka Desa Gentasari mendapatkan rehabilitasi dan pengerasan permukaan aspal, yang memberikan kemudahan besar bagi aktivitas sehari-hari warga.

 

Ruas jalan yang direnovasi adalah Jalan Makam dan Jalan Kalimaung di wilayah RT 05/05 dan RT 04/05, dengan panjang sekitar 150 meter dan lebar 2,50 meter. Pekerjaan ini sepenuhnya dibiayai dari dana pribadi oleh Bapak Tatang Mulyadi, Owner Perusahaan Bumi Wijaya.

 

Bapak H. Subeno, Ketua RT 04/05 sekaligus mewakili rasa terima kasih dari seluruh warga, menyampaikan apresiasi yang mendalam: “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Tatang Mulyadi yang telah dengan sukarela membangun jalan ini. Sebelumnya jalan sering berlubang dan sulit dilewati terutama saat musim hujan, kini dengan permukaan aspal, aktivitas warga seperti pergi kerja, sekolah, dan mengakses fasilitas umum menjadi jauh lebih nyaman.”

 

Bapak Yuliman, Ketua RT 05/05 juga menambahkan bahwa kontribusi ini bukan hanya membantu memperbaiki akses jalan, namun juga menjadi contoh inspiratif bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun desa yang lebih baik. Warga Desa Gentasari berharap kebaikan yang diberikan oleh Bapak Tatang Mulyadi akan memberikan berkah bagi dirinya dan perusahaan yang dipimpinnya.

(Mugi ir)