Kabarekspres.co.id ||Yogyakarta, 2 September 2026 — Koordinator Gerakan Jogya Melawak, Antonius Fokki Ardiyanto, menilai pembubaran massa aksi dari Keluarga Besar UGM yang menyuarakan tuntutan “Turunkan Rezim Prabowo-Gibran dan Tolak Militerisme” di perempatan Gramedia Yogyakarta pada tanggal 1 September 2026 dengan melibatkan massa sejumlah organisasi kemasyarakatan merupakan fenomena yang patut dikritisi dalam kehidupan demokrasi. Menurut Antonius, apabila pembubaran tersebut benar dilakukan melalui mobilisasi atau pengerahan massa ormas untuk berhadapan dengan mahasiswa, maka hal itu justru menunjukkan bagaimana aparat kepolisian berhasil …









