Pelantikan Mabicab dan Kwarcab Sleman Periode 2026-2030

Pelantikan Mabicab dan Kwarcab Sleman Periode 2026-2030, Harda Berharap Gerakan Pramuka Sleman dapat Adaptif Menjawab Tantangan Zaman

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dilantik sebagai ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Sleman pada Rabu (4/2). Pelantikan ketua serta pengurus Mabicab Gerakan Pramuka Sleman masa periode 2026-2030 dilakukan oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) DIY, GKR Hayu, bertempat di pendopo Parasamya Kabupaten Sleman.

Usai dilantik sebagai ketua Mabicab Gerakan Pramuka Sleman, Harda kemudian melantik pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) yang diketuai oleh Mustadi, S.Sos, M.M., Mabicab Harian Gerakan Pramuka Sleman yang diketuai oleh Abu Bakar, S.Sos, M.Si., dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kwarcab Sleman, yang diketuai oleh Aisyah Inayati Suryani, SE., M.Si.

Bupati Sleman dalam sambutannya berharap kepengurusan Kwartir Cabang Sleman masa bakti 2026–2030 mampu menjadi motor penggerak yang adaptif, inovatif dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda saat ini. Program-program kepramukaan perlu terus dikembangkan agar tetap relevan, menarik dan berdampak nyata, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

“Kabupaten Sleman memiliki potensi generasi muda yang luar biasa. Oleh karena itu, Pramuka di Sleman harus mampu menjadi ruang pembinaan yang inklusif, ramah dan inspiratif bagi seluruh anak muda, baik di perkotaan maupun pedesaan,” ujarnya.

Kepada para pengurus yang baru dilantik ia berpesan agar amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, transparansi dan semangat pengabdian. Diharapkan kepengurusan ini dijadikan sebagai ladang pengabdian dan pembelajaran, serta warisan yang baik bagi generasi Pramuka berikutnya.

GKR. Hayu menyebut bahwa generasi muda merupakan fondasi dasar dalam membangun bangsa. Menurutnya pendidikan karakter bagi generasi muda adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Guna menjawab tantangan tersebut, ia berharap Kwarcab Sleman terus bersinergi dengan pemerintah daerah, dalam rangka menanamkan nilai-nilai dan kepramukaan

“Di Sleman, struktur organisasi itu solid dan lengkap. Juga dari Pemerintah Kabupaten Sleman ini dukungan penuh dari alokasi APBD dan keterlibatan aktif dari berbagai instansi dan opd,” ucapnya. ** (Suarspb)

BUMDESMA JERUKLEGI GELAR ACARA TUTUP BUKU 2025, SERTA MERAYAKAN ULANG TAHUN KE-3 DENGAN GEBYAR HADIAH BERKELAS

CILACAP, 05 FEBRUARI 2026 – Badan Usaha Milik Desa (BUMDESMA) Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap akan menyelenggarakan acara besar bertajuk “Mad Tutup Buku Tahun 2025, Gebyar Hadiah Tahunan, dan Ulang Tahun BUMDESMA Bina Usaha Masyarakat LKD yang Ke-3”. Acara yang akan digelar di Pendopo Tunggul Wulung Tritih Lor pada Kamis (05/02/2026) ini mengundang sekitar 300 peserta, di antaranya seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Jeruklegi, pemerintah daerah, pengurus BUMDESMA, anggota masyarakat, dan mitra kerja.

Acara ini dirancang untuk merangkum prestasi kerja BUMDESMA sepanjang tahun 2025, yang mencatatkan capaian signifikan: modal awal Rp14.603.580.485 dengan perguliran dana mencapai Rp23.064.000.000 untuk 286 kelompok dan 3.621 anggota, pendapatan usaha total Rp3.400.267.339, serta surplus usaha Rp1.742.560.428. Surplus tersebut dialokasikan untuk tambah modal 52% dan bagi hasil bagi desa-desa serta pengembangan kapasitas dan dana sosial masyarakat. Kontribusi BUMDESMA juga terasa pada berbagai kegiatan sosial, mulai dari pembagian sembako gratis, pasar murah, hingga perbaikan sarana ibadah dan pendidikan.

Rangkaian acara akan dibuka oleh MC Romelah, diikuti dengan penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh Sumami Septi Aryanti dan doa yang dipimpin oleh Kholil Firdaus, S.Ag. Selanjutnya akan disampaikan laporan penyelenggaraan oleh Susanto (Kasi PM Kecamatan Jeruklegi), serta sambutan dari Yunaedi, A.md (Ketua DP Dewan Penasehat), Irawan Arianto, S.STP, M.Si (Camat Jeruklegi), dan Heru Kurniawan, S.STP, MM (Kepala Dispermades Kab. Cilacap). Laporan kegiatan dan pengawasan BUMDESMA akan disampaikan oleh Direktur Sudiman, SE, dan Manager Dewan Pengawas Fathudin, SE, diikuti sesi tanya jawab untuk mendengar masukan terkait perkembangan ke depannya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para pendukung dan peserta aktif, gebyar hadiah tahunan akan menghadirkan berbagai hadiah menarik, di antaranya 5 unit sepeda listrik sebagai hadiah utama, ditambah dengan TV, kipas angin, dan berbagai barang bermanfaat lainnya.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi dan perayaan, tetapi juga wadah untuk mempererat sinergi antara pemerintah desa, pengelola, dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi desa yang lebih kuat dan berkelanjutan.(Mugi ir)

PEMERINTAH DESA WRINGINHARJO GELAR MUSYAWARAH UNTUK OPTIMALISASI ANGGARAN KESEJAHTERAAN, TETAPKAN KPM BLT-DD

Sekretaris Desa Wringinharjo, Imam Maruf, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan paparan terkait program Kesejahteraan bagi Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) yang akan dijalankan tahun ini. Selain itu, ia menekankan pentingnya ketelitian dalam penentuan penerima bantuan. “Setiap warga penerima BLT-DD diharapkan benar-benar berasal dari keluarga tidak mampu, supaya kedepan tidak menjadi polemik di kalangan masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Wringinharjo menyampaikan bahwa meskipun terjadi pengurangan anggaran Dana Desa tahun ini, program BLT-DD tetap akan disalurkan. Meskipun jumlah penerima akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran, pihaknya berkomitmen untuk memastikan bantuan sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.

Meriah! Pesta Siaga Kwarran Cipari 2026: Cetak Generasi “Cilacap Maju Besar”

CIPARI, CILACAP Kabarekpres.co.id/ Suasana Alun-alun Desa Mekarsari, Kecamatan Cipari, mendadak penuh warna dan sorak-sorai pada Rabu, 4 Februari 2026. Ratusan anggota Pramuka Siaga berkumpul untuk mengikuti perhelatan tahunan Pesta Siaga Tingkat Kwartir Ranting 11.01.21 Cipari.

 

Kegiatan yang menjadi ajang pertemuan besar bagi pramuka golongan siaga di wilayah Korwil Bidik Kecamatan Cipari ini berlangsung sangat meriah dengan partisipasi total 86 barung (regu), yang terdiri dari:

41 Barung Siaga Putra

45 Barung Siaga Putri

Semangat “Cilacap Maju Besar”

 

Mengusung tema “Siaga Cilacap Maju Besar”, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ibu Camat Cipari selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Ibu Ratna. Dalam sambutannya saat membuka acara, Bunda Ratna menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak dini melalui gerakan pramuka.

“Momentum Pesta Siaga ini adalah catatan sejarah bagi anak-anakku semua. Ini bukan sekadar perlombaan, melainkan persiapan dini untuk membentuk pribadi yang disiplin, berani, dan berakhlak mulia demi masa depan Cilacap yang lebih hebat,” ujar Ibu Ratna di hadapan para peserta.

 

Keseruan Jalur Luar Ruang dan Permainan

Kemeriahan semakin memuncak saat para peserta mulai mengikuti rute jalan yang telah ditetapkan oleh panitia. Sepanjang jalur, para siswa-siswi tidak hanya berjalan santai, tetapi juga diuji melalui berbagai pos permainan edukatif.

Ketangkasan & Kerjasama:

Berbagai permainan tradisional dan modern dirancang untuk memupuk kekompakan tim. Rute yang diatur panitia memberikan pengalaman pengenalan lingkungan sekitar Desa Mekarsari.

Meski berkompetisi, semangat persahabatan antar pangkalan (sekolah) sangat kental terasa di lapangan.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan tunas-tunas muda yang siap menjaga keberlanjutan estafet kepemimpinan di wilayah Kabupaten Cilacap, khususnya Kecamatan Cipari.pewarta:(ibin)

Harga Tak Stabil, Industri Penyulingan Kayu Putih di Cisumur “Mati Suri”

CILACAP Kabarekpres .co.id / Industri Kecil Menengah (IKM) penyulingan minyak kayu putih di Desa Cisumur, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, kini tengah menghadapi masa sulit. Meski ketersediaan bahan baku melimpah, aktivitas produksi justru terhenti total atau “mati suri” akibat fluktuasi harga pasar yang tidak menentu.

 

Ketidakseimbangan Biaya Produksi

Salah satu pengrajin penyulingan setempat, ZN, mengungkapkan bahwa berhentinya operasional ini bukan disebabkan oleh kelangkaan daun kayu putih, melainkan faktor ekonomi yang tidak sinkron. Menurutnya, biaya operasional dan produksi saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual yang diterima di pasaran.

 

“Kami berhenti produksi bukan karena tidak ada bahan baku, tapi karena tidak seimbang antara biaya produksi dengan pendapatan. Kalau dipaksakan jalan, kami justru merugi,” ujar ZN saat ditemui di Desa Cisumur, Selasa (3/2/2026).

 

Menanti Uluran Tangan Investor dan Pemerintah

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan keberlangsungan ekonomi lokal di wilayah Gandrungmangu. Para pengrajin berharap adanya intervensi dari pihak eksternal untuk menyelamatkan sektor UMKM ini. Ada dua poin utama yang diharapkan oleh para pelaku usaha:

 

Kehadiran Investor:

Diharapkan ada mitra investor yang mampu membantu menstabilkan harga serapan minyak kayu putih agar pengrajin mendapatkan margin keuntungan yang layak.

 

Peran Dinas UMKM:

Para pengrajin mendesak Dinas UMKM Kabupaten Cilacap untuk turun tangan memberikan pembinaan, proteksi harga, atau solusi pemasaran guna mempertahankan usaha yang menjadi sandaran hidup warga tersebut.

 

Tanpa adanya langkah nyata untuk menstabilkan harga, dikhawatirkan peralatan penyulingan warga akan terbengkalai dan menjadi besi tua, sementara potensi alam yang ada di wilayah Cilacap tidak dapat ter optimalkan secara ekonomi.pewarta :(ibin)

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat YLBH Wirasakti Periode 2026 – 2029

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum(YLBH) Wirasakti merupakan wadah mulia sehingga kami berharap teman teman yang ada di dalam kepengurusan komitmen dan konsisten, menjaga etika nam baik kelembagaan,sikap karena ketika kita melakukan hal yang tidak baik bisa saja dikaitkan dengan pengurus dari Wirasakti.Ini yang menjadi problem intern terlepas siapa yang benar, siapa yang salah apakah benar atau salah.Kita berharap semangat berjuang untuk masyarakat sekaligus belajar.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pembina Denny Irawan S.H,C.DRP dalam sambutan arahan seusai pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat YLBH ” Wirasakti ” periode 2026-2029 yang berlangsung di Den Nany Resto Jl.Tamansiswa,Yogyakarta.Minggu (1/2/2026)

Prosesi pelantikan ditandai penyerahan pataka penyerahan PIN dan KTA kepada pengurus terlantar sesuai urutan struktur dan Sambutan Dewan Pembina Mulyadi S.H. kemudian dilanjutkan pembacaan ikrar dipimpin Direktur YLBH Wirasakti,La Rizki Al Muhammad,S.H.,M.Kn ditirukan pengurus terlantar.

Masih menurut Denny sapaan akrabnya, YLBH Wirasakti sebenarnya sudah sejak 9 tahun lalu, baru kali ini lahir anggaplah ini merupakan barokah.Secara program bisa terlaksana bekerja sama dengan pemerintah/Kabupaten se DIY dengan jumlah keanggotaannya 300.Mari kita menjalankan program, kenapa harus banyak 0karena semakin banyak teman secara tidak langsung menarik masyarakat sadar Hukum. Diharapkan Indonesia menjadi lebih baik dengan hadirnya YLBH Wirasakti,ketika orang bergabung belajar hukum di YLBH Wirasakti tentu setelah tahu hukum dan tidak butuh hukum.
Harapannya tentu juga akan bermanfaat bagi keluarga kita. Kedepan yang akan bergabung ke YLBH Wirasakti beragam motivasinya,ada yang bergabung ternyata menjadi YLBH Wirasakti menjadikan backingnya,itu bisa juga terjadi harapannya siapapun dari Wirasakti tentu ada prosedur yang, tidak semua orang bisa masuk sembarangan ada persyaratannya.
“Kita tidak mempersulit orang masuk tetapi kita punya standardisasi itu sangat penting sekali untuk bagaimana nanti kita memiliki sebuah wadah organisasi yang betul betul berkualitas dan diperhitungkan” tandasnya.

Sedangkan,Direktur YLBH Wirasakti La Rizky Al Muhammad,S.H.,M.H dalam sambutannya mengatakan pelantikan bukanlah sekadar seremoni, melainkan sebuah amanah, tanggung jawab, dan komitmen moral untuk mengabdi kepada masyarakat dalam memperjuangkan keadilan dan penegakan hukum yang berkeadaban.

YLBH Wirasakti hadir sebagai lembaga yang menjunjung tinggi nilai keadilan, kemanusiaan, dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum. Di tengah tantangan hukum yang semakin kompleks, kita dituntut untuk tidak hanya cakap secara keilmuan, tetapi juga kuat secara integritas dan konsisten dalam menjaga nurani.

” Saya mengajak kita semua untuk bekerja dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan loyalitas terhadap visi lembaga.
“Mari kita jadikan YLBH Wirasakti sebagai rumah perjuangan yang terbuka, responsif, dan berorientasi pada pelayanan hukum yang berkeadilan sosial.”pungkasnya(Suar)

POLISI SELIDIKI TEMUAN MAYAT BOCAH PEREMPUAN 4 TAHUN 10 BULAN DALAM KARUNG DI CILACAP

Cilacap, 30 Januari 2026 – Polisi Kabupaten Cilacap sedang menyelidiki kasus penemuan mayat seorang anak perempuan berusia 4 tahun 10 bulan yang ditemukan di dalam karung di Jalan Dr Rajiman, Kelurahan Gunung Simping, Kecamatan Cilacap Tengah. Jenazah korban ditemukan pada Jumat (30/1) pagi sekitar pukul 06.30 WIB setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak Kamis (29/1).

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono menyampaikan, korban terakhir terlihat bermain di sekitar rumahnya pada Kamis sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah bermain, korban pulang bertemu kakeknya Tasikun, kemudian berpamitan untuk membeli es dan kembali bermain dengan teman-temannya. Namun korban tidak kembali hingga sore hari, sehingga keluarga melakukan pencarian dan melaporkan ke Polsek Cilacap Tengah ketika upaya pencarian tidak berhasil.

Pencarian bersama warga dilakukan hingga malam hari Kamis, namun korban belum ditemukan. Keesokan harinya, seorang warga melaporkan temuan mencurigakan ke Polsek dan layanan 110. Lokasi penemuan berjarak sekitar 20 meter dari rumah korban.

Setelah pengecekan oleh Satreskrim Polresta Cilacap, ditemukan mayat anak perempuan di dalam karung. Polisi melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal, kemudian berkoordinasi dengan dokter Puskesmas sebelum jenazah dievakuasi ke RSUD Dr Margono Soekarjo Banyumas untuk visum dan autopsi.

Saat ini, penyidik telah memeriksa empat saksi, yaitu kakek korban dan tiga warga sekitar lokasi penemuan. Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian.

Kapolresta mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, agar tidak mengganggu proses penyelidikan dan menimbulkan keresahan. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian, serta melakukan klarifikasi melalui sumber resmi jika memperoleh informasi terkait kasus.(Mugi ir)

7 Penjabat Kepala desa resmi dilantik Bupati Cilacap

CILACAP, 29 Januari 2026 – Kekosongan jabatan Kepala Desa di sejumlah wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, telah terisi dengan pelantikan tujuh Penjabat (Pj) Kepala Desa dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Pelantikan dilakukan oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman pada Kamis (29/1) di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Cilacap.

Kekosongan jabatan Kades terjadi akibat berbagai alasan, mulai dari kepala desa meninggal dunia hingga tersandung kasus hukum. Para Pj Kades yang berasal dari berbagai kecamatan ditunjuk untuk mengisi kekosongan tersebut sekaligus mendapatkan tugas tambahan untuk menjalankan pemerintahan desa.

Dalam pidatonya, Bupati Syamsul menekankan agar para Pj Kades menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi. “Banyak tantangan yang harus diselesaikan, antara lain penata kelolaan keuangan desa, persiapan pemilihan kepala desa serentak, serta pelunasan PBB-P2,” ujarnya.

Selain itu, para terlantik juga diminta untuk berinovasi guna mendukung visi “Cilacap Bercahaya dan Maju Besar” serta menyukseskan Program Strategis Nasional Koperasi Desa Merah Putih di masing-masing desa. “Silakan berkreasi dan berinovasi, misalnya untuk pelunasan PBB bisa dengan cara yang kreatif seperti bobok bumbung, namun jangan sampai membebani masyarakat,” jelas Bupati.

Bupati juga berharap para Pj Kades mampu membangun kerja tim, memperkuat komunikasi dengan tokoh agama, adat, dan masyarakat, serta menjaga kondusivitas wilayah dengan merangkul seluruh elemen masyarakat.

Adapun nama dan wilayah tugas para Pj Kades yang dilantik adalah sebagai berikut:

– Grady Grifandi Delevi (Pj Kades Binangun, Kecamatan Binangun)
– Farid Masruri (Pj Kades Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur)
– Apriyadi (Pj Kades Hanum, Kecamatan Dayeuhluhur)
– Suherman (Pj Kades Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi)
– Tofik Wahyu Hidayah (Pj Kades Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten)
– Widhie Astoyo (Pj Kades Slarang, Kecamatan Kesugihan)
– Tri Ana Febiana (Pj Kades Purwasari, Kecamatan Wanareja)
(Mugi ir)

Ciledug Desa Sumingkir Berlangsung Lancar di Pendopo Desa

Pelantikan Kepala Dusun Desa Sumingkir, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap – 29 Januari 2026 – Berlangsunglah acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Dusun Ciledug di Pendopo Kantor Desa Sumingkir pada hari ini. Acara dihadiri oleh berbagai unsur terkait, termasuk Forkopincam, perangkat desa, tokoh masyarakat dan agama, TPPKK, BPD, Karang Taruna, Bidan Desa, Ketua BUMDES, KDMP, LPMD, KPSPAM, Kyai Muhammad Haris, Ketua RW dan RT, serta Satlinmas.

Acara dibuka dengan penyanyian Lagu Indonesia Raya, diikuti pembacaan doa yang dipimpin oleh Solihudin. Selanjutnya, Sekretaris Desa Itaningsih, S.Pd., Si. membacakan petikan keputusan Kepala Desa Sumingkir yang menetapkan calon Kepala Dusun.

Pada kesempatan ini, saudari Tiara Aghna Fidelia resmi dilantik sebagai Kepala Dusun Ciledug, dengan dihadiri saksi I Suswandi, S.Pd., M.Pd. dan saksi II Suwardjo.

Sambutan yang Terlantik, Tiara Aghna Fidelia, menyampaikan komitmennya untuk bekerja keras guna memajukan Dusun Ciledug. Ia berjanji akan memperkuat komunikasi dengan seluruh warga, meningkatkan pelayanan dasar, serta menggerakkan potensi lokal untuk kesejahteraan bersama. “Saya akan menjadikan aspirasi warga sebagai prioritas utama, dan bekerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan Dusun Ciledug yang lebih baik,” ucapnya.

Sambutan Kepala Desa Sumingkir Yunaedi, A.Md, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya peran kepala dusun sebagai ujung tombak pelayanan desa di tingkat bawah, serta mengingatkan untuk selalu menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. “Kami berharap Ibu Tiara dapat menjadi jembatan yang kuat antara pemerintah desa dan masyarakat dusun, serta mampu menggerakkan program-program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan lokal,” jelasnya.

Sambutan Camat Jeruklegi Irwan Arianto, S.STP., M.Si, mengapresiasi kelancaran acara pelantikan dan menyampaikan harapan agar kerja sama antar tingkat pemerintahan dapat terus diperkuat. Ia menekankan pentingnya sinergi dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh kecamatan. “Kami akan selalu mendukung upaya pembangunan di Desa Sumingkir, khususnya di Dusun Ciledug. Mari kita bersama-sama tingkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kerja keras dan kolaborasi yang solid,” ujar Camat Irwan.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada yang terlantik dan sesi foto bersama seluruh peserta.(Mugi ir)

Camat Kedungreja Beri Klarifikasi Terkait Polemik Desa Jatisari: Pintu Konsultasi Terbuka Lebar

CILACAP,Kabarekpres.co.id/Camat Kedungreja, Kukuh Setiaji, S.I.P., M.M., memberikan klarifikasi resmi terkait dinamika yang terjadi di Desa Jatisari pasca raibnya Kepala Desa jati sari yg akrab di panggil Aris,Menanggapi isu yang berkembang mengenai persoalan kedinasan maupun pribadi yang ditinggalkan kades

tersebut di atas, pihak kecamatan menyatakan komitmen penuh untuk mengawal proses penyelesaiannya secara transparan.
Siap Fasilitasi Persoalan Material dan Administrasi
Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah adanya keterlambatan pembayaran material proyek yang sempat tertunda.

Kukuh Setiaji menegaskan bahwa pihak Kecamatan Kedungreja siap menerima dan memfasilitasi warga atau pihak terkait yang ingin berkonsultasi mengenai persoalan tersebut.
“Kami berkomitmen untuk mengawal masalah ini. Bagi warga yang merasa ada urusan administrasi atau pembayaran material yang tertunda, silakan datang untuk konsultasi.

Kami akan bantu cari solusi sesuai prosedur yang ada,” ujar Kukuh saat ditemui di kantornya, Rabu (28/01/2026).

Klarifikasi Terkait Miskomunikasi dengan Media
Menanggapi pemberitaan di beberapa media pada Selasa (17/01) lalu yang sempat memberi kesan adanya upaya menghindar, Camat Kedungreja meluruskan bahwa hal tersebut murni karena kepadatan agenda internal di tingkat kecamatan.

Ia menegaskan tidak ada niatan untuk “lempar tanggung jawab” atau menghindari awak media. Tertundanya pertemuan sebelumnya disebabkan oleh kesibukan dinas yang mendesak, bukan karena faktor kesengajaan.
“Hari ini kami bersyukur bisa bertatap muka langsung dengan rekan-rekan media.

Komunikasi kami selalu terbuka dan transparan. Pertemuan hari ini membuahkan kesepahaman bersama bahwa koordinasi antara pemerintah kecamatan dan media sangat penting untuk menjaga kondusivitas informasi di masyarakat,” tambahnya.
Transparansi dan Pelayanan Publik
Pihak Kecamatan Kedungreja memastikan bahwa seluruh proses transisi kepemimpinan atau penyelesaian masalah di Desa Jatisari akan dilakukan secara terbuka.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mengedepankan jalur komunikasi resmi melalui kantor kecamatan agar setiap persoalan bisa terdata dan diselesaikan dengan baik.
Dengan adanya pertemuan hari ini, diharapkan polemik yang sempat muncul dapat mereda dan fokus beralih pada kelanjutan pembangunan serta pelayanan publik di Desa Jatisari dan wilayah Kedungreja pada umumnya.(Ibin)