Jakarta — Sejarah lahirnya massa Pro Megawati Soekarnoputri tidak dapat dilepaskan dari konflik politik terbuka yang terjadi pada pertengahan 1990-an. Bagi sebagian besar pendukungnya, kesetiaan politik itu tidak lahir dari kemenangan elektoral, melainkan dari pengalaman perampasan hak politik, represi negara, dan rasa ketidakadilan yang terakumulasi sejak Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli. Peristiwa penyerbuan Kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta, menjadi titik balik penting. Konflik internal partai yang berpuncak pada Kongres Medan 1996—yang menggantikan kepemimpinan Megawati Soekarnoputri dengan dukungan …









